NEWSTICKER

Lukas Enembe Terus Mangkir, Jemput Paksa Jadi Solusi?

25 September 2022 18:17

Kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe sampai saat ini belum menemui hasil yang baik. Lukas enembe terus mangkir dari panggilan KPK untuk diperiksa. Hingga saat ini pun Lukas belum memenuhi panggilan KPK melainkan meminta izin untuk pergi berobat keluar negeri.

Gubernur Papua Lukas Enembe, hingga kini dianggap kurang kooperatif dalam penyelesaian kasus dugaan korupsi yang menjeratnya, ia tidak datang saat KPK melakukan pemanggilan pertama. Peneliti Indonesian Corupption Watch, Kurnia Ramadhan mengatakan jika tidak ada upaya penjemputan paksa maka permasalahan ini akan terbengkalai.

"Yang harus difikirkan oleh KPK, disana adalah kepolisian daerah Papua yang sebenarnya bisa diajak berkoordinasi. Sebab jika tidak ada upaya hukum lanjutan berupa penjemputan paksa maka perkara ini akan terbengkalai" ujar Peneliti Indonesian Corupption Watch, Kurnia Ramadhan, Minggu (25/9/2022).

Lukas Enembe mengaku memiliki kondisi fisik yang sedang tidak baik dan meminta izin untuk melakukan pengobatan ke luar negeri. Ia bahkan meminta izin kepada Presiden Joko Widodo. Menuru Kurni hal ini terlalu berlebihan.

"Terkait dengan alasan kesehatan meminta izin kepada Presiden Joko Widodo, saya beranggapan tindakan itu terlalu berlebihan ", ujar Kurnia Ramadhan.

Menurut Kurnia Ramadhan, Jokowi memiliki status sebagai Presiden RI bukan penyidik penegak hukum yang punya kewenangan untuk memberikan izin atau tidak untuk berobat keluar negeri. Dalam hal ini yang memiliki kewenangan hal tersebut adalah penyidik. Sampai saat ini Lukas Enembe sudah diterbitkan status pencegahan berpergian keluar negeri.