27 September 2022 13:33
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Jawa Tengah kini berupaya untuk mengurangi emisi karbon guna memberikan kualitas udara bersih bagi masyarakat. Sebagai bagian dari upaya tersebut Pemkot menyediakan ratusan sepeda listrik yang dapat digunakan warga Kota Semarang.
Berdasarkan data historis IQAir dari 2017-2021 dengan konsentrasi rata-rata tahunan PM 2,5 kualitas udara Semarang melebihi lima hingga 10 kali dari batas yang ditetapkan WHO. Salah satu penyumbang kualitas udara yang kurang baik adalah transportasi. Oleh karena itu, alternatif transportasi yang dapat mendukung perbaikan kualitas udara kini menjadi kebutuhan pemerintah Kota Semarang.
Sebagai bentuk keseriusannya pemerintah Kota Semarang dibantu oleh Beam Mobility Indonesia menyediakan 250 unit sepeda listrik yang bisa digunakan untuk warga Kota Semarang. Dengan adanya sepeda listrik itu Kota Semarang kembali maju satu langkah lagi lebih baik untuk memperbaiki kualitas udaranya dan menjadi solusi transportasi ramah lingkungan.
Sepeda listrik itu nantinya akan ditempatkan di titik-titik tertentu di Kota Semarang untuk membantu warga beraktivitas dengan sistem sewa. Sepeda listrik itu dapat digunakan warga ke mana pun karena sudah disematkan sistem keamanan khusus dan daya batre cukup lama, yakni sekitar 40 jam.
Semarang menjadi kota pertama di Jawa Tengah yang diberikan sepeda listrik karena kondisi udaranya yang cukup mengkhawatirkan dan berpotensi untuk pengembangan teknologi pintar serta mendongkrak potensi wisata.