Tewaskan 38 Orang, Penembakan Massal di Penitipan Anak adalah Terburuk di Thailand

Luhur Hertanto • 7 October 2022 13:35

Pelaku penembakan massal di Thailand yang memakan 38 korban jiwa dan melukai 11 lainnya, ternyata seorang mantan polisi yang terjerat kasus narkoba. Setelah menembak anak dan istrinya hingga tewas di rumah, pelaku bunuh diri.

Kasus penembakan massal terburuk dalam sejarah Thailand tersebut terjadi di Nong Bua Lamphu, Thailand, Kamis (6/10/2022). Tragedi bermula dari marahnya pelaku yang bernama Khamlarb (34) setelah tidak mendapati anaknya di tempat penitipan anak.

Seketika dia memberondongkan pistol otomatisnya di dalam ruangan yang penuh anak-anak sedang tidur siang. Setelah melarikan diri ke rumah, Khamlarb membakar mobilnya.

Istri dan anaknya yang ternyata sedang berada di dalam rumah, tidak luput dari tindakan brutal. Mereka berdua tewas ditembak oleh Khamlarb yang akhirnya bunuh diri. 

Khamlarb dipecat dari kepolisian karena kedapatan menggunakan narkoba pada Januari 2022.  Meski belum dilakukan otopsi terhadap jenazahnya, Khamlarb diduga di bawah pengaruh obat-obatan terlarang pada saat sedang menjalankan aksinya yang di luar nalar.


 

(Ilham Amirullah)


Close Ads X
Close Ads X