NEWSTICKER

Kuasa Hukum Arif Rachman Nilai Dakwaan JPU Prematur

28 October 2022 21:47

Mantan Wakaden B Biropanimal Divpropam Polri AKBP Arif Rachman Arifin menjalani sidang eksepsi atau nota keberatan dalam kasus obstruction of justice, Jumat (28/10/2022). Kuasa hukum Arif, Junaidi Saibih menilai dakwaan jaksa penuntut umum prematur.

Menurut Junaidi, kliennya hanya menjalankan tugas pokok dan fungsi serta peraturan administrasi di institusi yang saat itu dipimpin oleh Ferdy Sambo. Sehingga tidak tepat jika hal ini dibawa ke pengadilan pidana umum.
 
Karena itu, Junaidi meminta kepada majelis hakim untuk menolak dakwaan. Selanjutnya, sidang akan kembali dilanjutkan pada 1 November 2022 dengan agenda tanggapan jaksa terhadap eksepsi Arif Rachman Arifin.
 
Sebelumnya, Arif Rachman Arifin didakwa melakukan perintangan penyidikan atau obstruction of justice dengan merusak CCTV bersama Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Chuck Putranto, Baiquni Wibowo dan Irfan Widyanto.