23 August 2022 21:10
Peluang kerja sama politik antar Partai NasDem dan PDI-P semakin cair dan terbuka pasca pertemuan hangat Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Ketua DPP PDI-P Puan Maharani di NasDem Tower, Senin (22/8/2022). Dalam pertemuan tersebut, Puan secara terang-terangan bertanya kepada Surya Paloh perihal Ganjar Pranowo yang menjadi salah satu dari tiga bakal capres hasil Rakernas Partai NasDem.
Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira mengatakan komunikasi antara PDI-P dan Partai NasDem yang dilakukan untuk membantah dugaan-dugaan bahwa ada ketegangan antara PDI-P dengan Partai NasDem. Andreas menambahkan seorang calon presiden yang di usung oleh PDI-P harus mempunyai kualifikasi ideologis. Kualifikasi tersebut dilakukan untuk menjawab berbagai macam persoalan dan tantangan yang dihadapi bangsa.
Sedangkan Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya mengatakan bahwa pertemuan antara Partai NasDem dan PDI-P sangat dominan perihal pembahasan tentang politik kebangsaan, kesamaan garis PDI-P dengan Partai NasDem bahkan memiliki ikatan hitorical yang sangat kental antara Surya Paloh dengan keluarga Puan Maharani. Komitmen yang ada di antara PDI-P dan Partai NasDem adalah bersama-sama menjaga dan menjadi benteng NKRI. Willy menuturkan komunikasi yang cair antara kedua elit politik tersebut menjadi sebuah keteladanan.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menyatakan pertemuan antara PDI-P dan Partai NasDem sebagai upaya penjajakan. Kedua partai mempunyai perjalanan yang panjang. Menurutnya, kesepakatan kedua partai menjadi suatu penentu terjadinya koalisi. Etika politik juga harus dipegang oleh kedua elit politik agar tidak saling melangkahi dan bisa memicu ketegangan.