NEWSTICKER

Keberatan Kuat Ma'ruf Disebut Bisu & Tuli, Pengacara Adukan Ketua Majelis Hakim ke KY

8 December 2022 17:55

Pengacara terdakwa Kuat Ma'ruf, Irwan Irawan, melaporkan Hakim Ketua persidangan kasus pembunuhan Brigadir J, Wahyu Iman Santoso ke Komisi Yudisial. Ada pernyataan hakim di dalam sidang dinilainya tendensius dan cenderung merendahkan Kuat Ma'ruf.

Pernyataan yang dimaksud adalah sebutan "bisu dan tuli" yang adalah tanggapan Wahyu Iman Santoso terhadap jawaban Kuat Ma'ruf karena mengaku tidak melihat Ferdy Sambo menembak  Brigadir J. Terhadap laporan tersebut, KY memastikan menindaklanjutinya.

"Komisi Yudisial akan melakukan verifikasi atas laporan itu secara objektif," kata Juru Bicara Komisi Yudisial Miko Ginting melalui keterangan tertulisnya. 

Wahyu Iman Santosa dilaporkan kepada KY dengan dugaan melanggar Pasal 158 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Pasal 158 KUHAP menyatakan bahwa hakim dilarang menunjukkan sikap atau mengeluarkan pernyataan di dala sidang tentang keyakinan mengenai salah atau tidaknya terdakwa.

Atas langkah yang ditempuh kuasa hukum Kuat Ma'ruf, PN Jaksel menyatakan bahwa proses di KY tidak mempengaruhi jalannya sidang. Sidang perkara pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Kuat Ma'ruf tetap berjalan sesuai jadwal.