Begini Kondisi Banjir-Longsor di Tapteng dan Sibolga Dilihat dari Udara

29 November 2025 20:14

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan pantauan udara menggunakan helikopter untuk melihat kondisi terkini di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga usai diterjang bencana alam banjir dan longsor. Hasil pantauan udara menunjukkan dampak kerusakan yang masif, termasuk ratusan rumah penduduk porak-poranda dan terlihatnya kondisi hutan yang gundul di wilayah perbukitan.

Terlihat tanah yang longsor dari perbukitan menimbun badan jalan hingga mengakibatkan akses ke Kota Sibolga lumpuh total dan tidak bisa dilalui. Banjir bandang juga terpantau masih menggenangi sejumlah rumah warga hingga mengalami kerusakan parah.

Kondisi memprihatinkan juga terlihat pada kawasan hutan di Kabupaten Tapanuli Tengah yang tampak gundul, dengan tumpukan kayu berserakan di berbagai titik. Pemandangan serupa juga terlihat di Kota Sibolga, di mana banyak bangunan hancur akibat terjangan air dan material longsor.
 

Baca juga: Gubernur Sumut Fokus Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan telah mengerahkan seluruh pasukannya untuk menangani bencana alam di Sumatera Utara. Dirinya juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polres di sekitar lokasi untuk turun dan melakukan operasi pembukaan jalan agar memudahkan akses ke wilayah Tapteng dan Sibolga.

"Kami sudah mengirimkan sekitar lima kompi ke wilayah Sibolga untuk membuka jalur dari wilayah Tapteng, Padang Sidempuan, Asahan, mencoba untuk membuka jalur sampai ke wilayah Tapteng dan Sibolga," ujar Kapolda.

Selain pengerahan personel untuk pembukaan jalan, Polda Sumut juga mengirimkan tim dari Direktorat Intelijen dan Keamanan (DIT TIK) yang dilengkapi dengan perangkat komunikasi Starlink. Perangkat ini dibawa untuk memastikan komunikasi tetap berjalan lancar antara petugas dan masyarakat di lokasi yang mengalami gangguan jaringan akibat bencana alam.

Meskipun laporan terkini menyebutkan cuaca di wilayah Sibolga saat ini cerah, akses darat untuk masuk ke wilayah tersebut masih tertutup total akibat material longsor, sehingga upaya pembersihan dan pembukaan jalur menjadi fokus utama saat ini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
Viral!, 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(Anggie Meidyana)