Dekat Masjid Nabawi, Museum Modern Ini Mengenalkan Sosok Nabi Muhammad dengan Teknologi Virtual

9 June 2026 11:42

Madinah tidak hanya dikenal sebagai kota suci yang menjadi tujuan utama jemaah haji dan umrah, tetapi juga menyimpan destinasi edukatif yang menarik untuk dikunjungi. Bahkan, salah satu museum bisa membuat kita mengenal lebih dekat sosok Nabi Muhammad SAW.

Salah satunya adalah International Fair and Museum of the Prophet's Biography and Islamic Civilization, yang berada tidak jauh dari Masjid Nabawi. Museum modern ini mengajak pengunjung mengenal lebih dekat kehidupan Nabi Muhammad SAW melalui teknologi interaktif, visual tiga dimensi, hingga virtual reality (VR).

Berlokasi hanya beberapa langkah dari Masjid Nabawi, tepatnya di dekat gerbang 307, Museum Internasional Biografi Nabi dan Peradaban Islam menjadi salah satu destinasi edukatif yang banyak dikunjungi jemaah haji dan umrah. 

Pada bagian pertama, pengunjung diajak mengenal sosok Rasulullah SAW secara lebih dekat. Mulai dari silsilah keluarga, ciri-ciri fisik, pakaian, peralatan rumah tangga, hingga beragam aspek kehidupan sehari-hari beliau yang didasarkan pada Al-Qur'an dan Hadis.

Pemandu Museum, Muhammad Adzahabi menjelaskan pada bagian kedua, pengunjung diajak menyaksikan gambaran Kota Madinah pada masa Rasulullah. Suasana Masjid Nabawi, permukiman penduduk, hingga kamar Rasulullah divisualisasikan secara detail melalui teknologi digital. 

"Terdapat juga bagian yang kedua, itulah bagian tentang bagaimana Kota Madinah di masa Rasul, atau kita kenal dengan istilah di sini disebutkan nama Museum Anwar Wa Atsar, bagaimana Kota Madinah masa Rasul dan para jemaah akan dibawa ke masa bagaimana Masjid Nabawi di masa Rasul serta kamar Rasulullah SAW," ujarnya dalam tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Selasa 9 Juni 2026. 

Pengunjung dapat melihat gambaran kamar Rasulullah, mulai dari ukuran ruangan, bentuk atap, pintu, tempat penyimpanan air, hingga lokasi makam Rasulullah yang berdampingan dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab.

Museum yang berada di bawah naungan Liga Muslim Dunia atau Muslim World League ini juga menyediakan pemandu dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Fasilitas tersebut memudahkan jemaah Indonesia memahami sejarah dan keteladanan Rasulullah secara lebih mendalam. 

Penyusunan materi pameran merupakan hasil kajian para peneliti selama hampir dua dekade. Seluruh informasi disusun berdasarkan sumber-sumber otoritatif untuk menghadirkan gambaran kehidupan Nabi Muhammad SAW secara edukatif dan mudah dipahami.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Museum Biografi Nabi Muhammad di Madinah membuktikan bahwa pembelajaran sejarah dan nilai-nilai Islam dapat dihadirkan dengan cara yang modern, menarik, dan mudah dipahami oleh generasi masa kini.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)