Gunung Sinabung Tercatat Mengalami 10 Kali Gempa

12 September 2026 18:05

Gunung Api Sinabung juga menunjukkan aktivitas kegempaan yang signifikan. Pada 12 September 2026 hingga pukul 12.00 WIB, tercatat terjadi 10 kali aktivitas kegempaan yang terdiri atas lima kali gempa vulkanik, dua kali gempa tektonik lokal, serta tiga kali gempa tektonik jauh.

Secara visual, asap kawah utama Gunung Sinabung teramati berwarna putih dengan intensitas tipis membumbung setinggi 300 hingga 400 meter dari puncak. Gunung Sinabung masih ditetapkan berada pada Level III atau Siaga sejak statusnya dinaikkan pada 31 Agustus 2026 lalu.

Sementara itu, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur kembali mengalami erupsi dengan melontarkan kolom abu setinggi 600 meter di atas puncak kawah. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadi 369 kali letusan dan empat kali guguran material dalam periode pengamatan 24 jam.

Selain letusan, aliran lava baru juga teramati mengalir ke sektor tenggara sejauh 700 meter dari bibir kawah. Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok masih bertahan pada Level II atau Waspada.
 



Sebaran abu vulkanik akibat erupsi tersebut berdampak langsung pada operasional penerbangan di Bandara Gewayantana, Larantuka. Pihak otoritas menutup sementara bandara tersebut sejak Jumat pagi karena abu vulkanik masih terdeteksi di ruang udara penerbangan. Kondisi ini menyebabkan pembatalan penerbangan pesawat ATR 72 milik Wings Air untuk rute Larantuka–Kupang dan sebaliknya.

Terkait penanganan penerbangan yang terdampak, pihak maskapai telah mengambil langkah antisipasi sejak potensi bahaya terdeteksi.

"Ada penerbangan yang terdampak rute Larantuka-Kupang, Kupang-Larantuka yang dilakukan oleh maskapai Wings Air dengan pesawat ATR 72. Beberapa upaya yang sudah dilakukan mulai tadi malam karena potensinya sudah terdeteksi, pihak maskapai telah melakukan publikasi bahwa akan ada rencana cancel dan beberapa calon penumpang telah melakukan refund maupun reschedule," ujar Kepala Kantor Unit Bandara Gewayantana dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu, 12 September 2026.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X