23 February 2026 15:00
Setiap orang tidak lepas dari berbagai persoalan yang kerap membuat hati dan pikiran terasa lelah dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Cara mengatasinya pun beragam, tergantung pada sudut pandang masing-masing. Bagi umat Islam, agama telah memberikan tuntunan untuk menghadapi kelelahan batin agar tidak terjerumus pada keputusasaan.
Tren healing, yang sering dimaknai dengan bepergian ke tempat jauh seperti gunung atau laut, tak jarang menjadi pilihan untuk mencari ketenangan. Padahal, ketenangan sejati justru tidak selalu ditemukan melalui perjalanan fisik. Dalam pandangan spiritual, ketenangan dapat diraih dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah.
Bersujud di atas sajadah menjadi momen untuk mengakui kelemahan diri sebagai manusia yang tidak mampu mengatur segala hal. Kesadaran bahwa Allah adalah Maha Pengatur menjadi kunci untuk meredakan beban pikiran dan perasaan. Dalam sujud, setiap orang berada pada posisi yang sama tanpa memandang status atau latar belakang.
Bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menemukan healing yang sesungguhnya, yakni dengan beribadah di tempat yang sunyi seperti di rumah, musala, atau masjid. Pada saat itulah seseorang dapat berdoa dengan jujur dan menyadari bahwa dirinya tidak sendiri karena selalu ada pertolongan Allah bagi mereka yang kembali kepada-Nya.
Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya tidak berputus asa, karena keputusasaan dapat menjadi awal kehancuran. Dengan menjalankan healing yang diajarkan agama, ketenangan batin dapat diperoleh tanpa harus mengeluarkan biaya besar, cukup dengan menggelar sajadah dan mendekatkan diri kepada Allah.