25 June 2026 21:23
Pemerintah terus berupaya menghapus stigma negatif terhadap penderita tuberkulosis (TBC) di tanah air. Melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), inisiatif ini diwujudkan dalam kegiatan temu komunitas 'Klinik Klik' yang digelar di Pendopo Agung Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Mengusung tema 'Penyintas Jadi Influencer Kesehatan', program ini bertujuan memberdayakan para penyintas TBC untuk menjadi garda terdepan dalam menyebarkan edukasi kesehatan serta mematahkan pandangan miring masyarakat.
Menurut data Kementerian Kesehatan, Kabupaten Probolinggo saat ini masih menjadi salah satu daerah dengan jumlah kasus TBC tertinggi di Jawa Timur. Kondisi tersebut menjadi alasan kuat bagi pemerintah untuk terus memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat. Pemerintah juga menargetkan eliminasi TBC pada 2030 hingga nol penderita.
"Kabupaten Probolinggo berdasarkan Kementerian Kesehatan ini adalah nomor tiga masuk tiga besar di Jawa Timur dengan kasus TB tertinggi. Nah ini menjadi concern kami kenapa kami melakukan edukasi publik terkait dengan TB di Kabupaten Probolinggo," ujar Ketua Tim Kelembagaan Pemerintah Komdigi, Angki Kusuma Dewi, dalam tayangan Newsline Metro TV, Kamis 25 Juni 2026.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Paru Dr. Iin Nurchosin menjelaskan bahwa TBC merupakan penyakit infeksi yang menyerang paru-paru dan memiliki gejala utama berupa batuk berkepanjangan. Namun tidak semua batuk merupakan gejala TBC, karena itu masyarakat perlu melakukan pemeriksaan apabila mengalami batuk dalam waktu lama.