Ratusan kader Garda Pemuda NasDem dari berbagai provinsi di Indonesia berkumpul di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, untuk menghadiri rangkaian Kongres ke-2 Garda Pemuda NasDem. Acara yang berlangsung selama dua hari ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal serta perumusan strategi jangka panjang partai.
Dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa, 21 Juli 2026, Kongres kali ini mengusung tema Pemuda Mandiri, Bangsa Berdaulat. Tema ini dipilih sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mencetak generasi muda yang mampu berdikari di tengah tantangan ekonomi global.
Wakil Ketua Umum Garda Pemuda NasDem, Ivanhoe Semen, menjelaskan bahwa latar belakang tema tersebut berkaitan erat dengan kondisi ekonomi bangsa dan fenomena bonus demografi.
"Bangsa ini akan mengalami bonus demografi dan itu harus menjadi usia-usia itu harus produktif dan memang anak-anak muda nanti ke depan ini harus bisa memiliki kemampuan kemandirian untuk membangun bangsa ke depan. Karena salah satu persyaratan untuk bangsa ini berdaulat ya anak mudanya harus benar-benar mandiri, baik dari segi ekonomi dan lain sebagainya," ujar Ivanhoe.
Langkah ini juga sejalan dengan target Partai NasDem dalam menghadapi Pemilu 2029. Berdasarkan data, sekitar 60 persen pemilih pada pemilu mendatang adalah anak muda. Oleh karena itu, Garda Pemuda NasDem diposisikan sebagai ujung tombak untuk menjaring pemilih pemula.
Salah satu inisiatif menarik dalam rangkaian kongres ini adalah Unduh Rasa. Program ini didesain sebagai wadah untuk mendengarkan dan menyerap aspirasi riil dari generasi muda mengenai persoalan yang mereka hadapi saat ini.
Menurut Ivanhoe, isu-isu seperti keterbatasan lapangan kerja bagi lulusan baru, akses pendidikan, kesehatan, hingga isu kesehatan mental menjadi sorotan utama. "Kita ini sama-sama merumuskan suatu program yang bisa menjawab apa yang menjadi keresahan anak muda saat ini," tambahnya.
Selain agenda internal, Kongres ke-2 ini juga menggaungkan semangat kolaborasi nasional. Garda Pemuda NasDem berencana mengundang berbagai organisasi kepemudaan, baik yang berafiliasi dengan partai politik lain maupun non-partai.
Tujuannya adalah untuk menghilangkan sekat-sekat politik demi kepentingan bangsa, terutama dalam menyongsong 100 tahun Sumpah Pemuda dan visi Indonesia Emas 2045.
Pada hari kedua, kongres akan fokus pada evaluasi kinerja kepengurusan di bawah kepemimpinan Prananda Surya Paloh. Evaluasi mencakup program kerja serta penguatan struktur organisasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Selain penyempurnaan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga, agenda krusial lainnya adalah pemilihan Ketua Umum. Hingga saat ini, arus aspirasi dari berbagai daerah masih kuat mendorong Prananda Surya Paloh untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum Garda Pemuda NasDem periode berikutnya.
Melalui kongres ini, Garda Pemuda NasDem diharapkan mampu menyatukan visi dan misi seluruh kader guna menjadi tulang punggung yang solid bagi kemajuan Partai NasDem di masa depan.