Potret 'Lautan' Manusia Padati Masjidil Haram Jelang Puncak Haji

21 May 2026 21:53

Kawasan Masjidil Haram di Kota Makkah saat ini mulai dipadati oleh jutaan calon haji dari berbagai belahan dunia menjelang puncak ibadah haji. Para jemaah terus berdatangan untuk memanfaatkan waktu dengan menunaikan ibadah wajib maupun melaksanakan umrah sunah di tengah suasana Masjidil Haram yang semakin padat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jemaah haji asal Indonesia turut menjadi bagian dari lautan manusia yang membanjiri Masjidil Haram. Sejak tiba di Makkah, jemaah Indonesia terpantau aktif memperbanyak ibadah wajib di Masjidil Haram serta menjalankan umrah sebagai bagian dari rangkaian perjalanan spiritual mereka di Tanah Suci.

Aktivitas tawaf di pelataran Ka'bah berlangsung hampir tanpa henti selama 24 jam. Di saat yang sama, jemaah lainnya terlihat melaksanakan sai atau lari-lari kecil di antara Bukit Safa dan Marwah.

Sebagian besar jemaah haji lebih memilih untuk beribadah di Masjidil Haram pada malam hari. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan; selain karena kondisi cuaca di siang hari yang sangat panas, suasana malam dinilai lebih tenang sehingga jemaah dapat lebih fokus untuk berdoa atau melakukan ibadah sunah lainnya.
 

Baca juga: Satu Calon Haji Kloter PDG 11 Asal Pesisir Selatan Meninggal di Makkah

Momentum ini menjadi sangat emosional bagi banyak jemaah, terutama mereka yang telah menunggu belasan tahun untuk sampai ke Tanah Suci. Salah seorang jemaah calon haji Indonesia, Edi Marwi mengungkapkan rasa bahagianya setelah penantian panjang selama 14 tahun.

"Ini saat yang membahagiakan di mana kita bisa beribadah. Saya pribadi menunggu hingga 14 tahun, baru bisa menunaikan ibadah haji setelah daftar pada 2012 lalu," ungkap Edi. 

Kepadatan di Masjidil Haram diperkirakan akan terus meningkat hingga seluruh rangkaian puncak haji dimulai, seiring dengan terus mengalirnya kedatangan jemaah dari berbagai negara ke Kota Suci Makkah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)