Cesar Meylan Masuk Timnas Indonesia, Ini Rekam Jejaknya-Dunia Olahraga

15 January 2026 15:01

Jakarta: Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi memperkuat fondasi performa Tim Nasional Indonesia dengan menghadirkan Cesar Meylan sebagai asisten pelatih fisik baru. 

Dilansir dari PSSI, sosok elit di bidang sport performance ini merupakan permintaan langsung dari pelatih kepala, John Herdman, guna meningkatkan standar kebugaran skuad Garuda. Pengumuman ini menandai era baru pembinaan fisik berbasis sains modern bagi tim nasional.
 

 

Kehadirannya Bertujuan Untuk Mengoptimalkan Daya Tahan Fisik Pemain

Cesar Meylan bukan sosok sembarangan di kancah internasional. Ia memegang gelar PhD (Philosophiae Doctor atau gelar Doktor) di bidang Strength and Conditioning dari Auckland University of Technology, Selandia Baru. Kehadirannya bertujuan untuk mengoptimalkan daya tahan fisik pemain agar mampu bersaing dengan intensitas tinggi, terutama dalam menghadapi jadwal padat pada kalender internasional mendatang.

Sebagai ilmuwan olahraga, Meylan memiliki spesialisasi dalam pengelolaan beban latihan, pencegahan cedera, serta pemulihan atlet. Sebelum resmi bergabung dengan Indonesia, ia telah membangun reputasi global melalui kemitraan strategis dengan John Herdman yang telah teruji selama lebih dari satu dekade di level tertinggi sepak bola dunia.

Rekam Jejak Karier Cesar Meylan

Berikut adalah rekam jejak karier Cesar Meylan di panggung sepak bola internasional:
  • Tim Nasional Sepak Bola Putri Selandia Baru (2010–2011)
  • Tim Nasional Sepak Bola Putri Kanada – Kepala Performa Fisik (2011–2018)
  • Tim Nasional Sepak Bola Putra Kanada (2018–2023)
  • Toronto FC – Direktur Performa (2023–2025)
  • Profesor Adjunct di University of British Columbia

Selama masa baktinya di Kanada, Meylan berperan krusial dalam sejarah besar sepak bola negara tersebut. Ia menjadi arsitek di balik raihan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dan dua medali perunggu Olimpiade sebelumnya bersama tim putri. Selain itu, ia menjabat sebagai Direktur Performa saat membawa Timnas Putra Kanada lolos ke ajang Federation Internationale de Football Association (FIFA) World Cup 2022 setelah penantian panjang selama 36 tahun.

Keahlian Meylan dalam menyelaraskan identitas taktik dengan kesiapan fisik pemain menjadi alasan utama PSSI memboyongnya ke Indonesia. Melalui metode berbasis data, setiap pemain akan mendapatkan porsi latihan yang lebih spesifik guna mencapai puncak performa saat bertanding. Hal ini diharapkan mampu menaikkan standar fisik skuad Garuda ke level elit dunia.

Penunjukan ini juga menjadi bukti keseriusan federasi dalam membangun ekosistem sepak bola yang profesional dari sisi medis dan fisik. Integrasi antara sains olahraga dan manajemen atlet diyakini akan menjadi faktor pembeda dalam persaingan kualifikasi Piala Dunia maupun turnamen regional Asia Tenggara di masa depan.
 

Kini, dengan bergabungnya sang penyandang gelar Sport Scientist of the Year 2021 tersebut, harapan publik terhadap peningkatan daya juang pemain Timnas semakin besar. Skuad Garuda diharapkan tidak lagi mengalami kendala fisik pada menit-menit akhir pertandingan saat menghadapi lawan-lawan tangguh di level internasional.

Langkah ini sekaligus mempertegas visi PSSI untuk menciptakan lingkungan berkinerja tinggi yang menekankan disiplin dan peningkatan berkelanjutan. Kolaborasi antara Herdman dan Meylan diyakini akan memberikan suntikan energi luar biasa bagi perkembangan talenta-talenta sepak bola tanah air di masa depan.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Muhammad  Fauzan)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)