21 March 2026 22:30
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Jakarta tetap menjadi kota yang terbuka bagi siapa saja yang ingin mengadu nasib. Pramono menyatakan bahwa pemerintah provinsi tidak akan menutup diri bagi pendatang yang ingin mencari kerja di Ibu Kota.
Berbeda dengan kebijakan di tahun-tahun terdahulu, Pramono memastikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menggelar operasi yustisia atau pemeriksaan kependudukan secara paksa bagi warga yang baru tiba. Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi warga negara yang ingin mencari penghidupan yang lebih baik di Jakarta.
"Seperti berulang kali saya sampaikan bahwa Jakarta tidak ada operasi yustisia," ujar Pramono Anung.
| Baca juga: Pramono Permanenkan Car Free Night Malam Takbiran |