23 April 2026 18:10
Insiden kekerasan yang melibatkan pemain Bhayangkara FC U20, Fadly Alberto Hengga, dalam laga Elite Pro Academy (EPA) Super League U20 berakhir secara kekeluargaan. Pihak Dewa United Development dan Bhayangkara Youth sepakat untuk melakukan mediasi guna meredam ketegangan pasca-aksi indisipliner di lapangan hijau.
Pertemuan mediasi tersebut berlangsung di Dewa United Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu sore, 22 April 2026. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah tanpa menempuh jalur hukum dan lebih memilih untuk melakukan evaluasi pembinaan terhadap pemain para pemain yang terlibat.
Sosok Fadly Alberto sempat menjadi pusat perhatian publik setelah terekam melayangkan tendangan kungfu kepada pemain Dewa United, Raka Nurkholis. Dalam proses mediasi tersebut, Fadly Alberto menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan menyatakan penyesalannya atas tindakan brutal tersebut.
Permintaan maaf itu pun diterima dengan baik oleh Raka Nurkholis. Raka berharap agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan demi keselamatan para atlet sepak bola Tanah Air.
| Baca juga: Ungkap Penyesalan Tendangan Kungfu ke Pemain Dewa United, Fadly Alberto Minta Maaf |