Pink Moon Hadir di Langit Indonesia, Simak Jadwal dan Cara Melihatnya

1 April 2026 16:46

Jakarta: Fenomena astronomi bulan purnama yang dikenal sebagai Pink Moon akan menghiasi langit pada awal April 2026. Peristiwa langit ini menjadi salah satu momen yang dinantikan, karena dapat diamati langsung dari wilayah Indonesia dengan mata telanjang.

Bagi masyarakat yang tidak ingin melewatkan fenomena ini, penting untuk mengetahui jadwal kemunculan serta cara terbaik dalam mengamatinya.

Jadwal dan Waktu Puncak di Indonesia

Berdasarkan data kalender fase bulan, fase Full Moon akan mencapai puncaknya pada 2 April 2026 pukul 09.11 WIB.

Meski puncak terjadi pada pagi hari, keindahan Pink Moon sudah dapat diamati sejak malam hari, yakni pada Rabu hingga Kamis malam (1–2 April). Bulan akan mulai terlihat di ufuk timur setelah matahari terbenam, kemudian bergerak ke arah barat hingga menjelang fajar.
 

Waktu paling optimal untuk mengamati fenomena ini adalah saat bulan baru terbit di ufuk timur. Pada fase ini, efek optik atmosfer membuat bulan tampak lebih besar dengan rona keemasan yang indah.

Bukan Berarti Bulannya Berwarna Merah Muda

Meski disebut Pink Moon, bulan ini tidak benar-benar berwarna merah muda. Nama tersebut berasal dari tradisi penamaan kalender kuno di belahan bumi utara untuk menandai pergantian musim.

Istilah Pink Moon merujuk pada mekarnya bunga phlox berwarna merah muda yang tumbuh saat awal musim semi di Amerika Utara. Dalam beberapa tradisi lain, bulan purnama April juga dikenal dengan sebutan Egg Moon, Budding Moon, atau Paschal Moon yang berkaitan dengan perayaan Paskah.

Tips Pengamatan Optimal

Fenomena ini aman diamati tanpa alat khusus karena cahayanya cukup terang. Namun, agar pengalaman pengamatan lebih maksimal, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
  • Pilih area terbuka dengan pandangan jelas ke arah timur.
  • Hindari lokasi dengan polusi cahaya tinggi seperti lampu kota.
  • Pastikan cuaca cerah dan tidak berawan.
  • Gunakan kamera smartphone atau teleskop sederhana untuk dokumentasi dan melihat detail permukaan bulan.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Daffa Yazid)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)