Catalonia Keluarkan Peringatan 'Badai Mini Mediterania' di Tengah Hujan Ekstrem

Catalonia mengeluarkan peringatan merah akibat ancaman hujan ekstrem. (Anadolu Agency)

Catalonia Keluarkan Peringatan 'Badai Mini Mediterania' di Tengah Hujan Ekstrem

Willy Haryono • 4 October 2026 20:06

Barcelona: Pemimpin Catalonia Salvador Illa memperingatkan kemungkinan terbentuknya "badai mini Mediterania" di wilayah timur laut Spanyol tersebut di akhir pekan.

"Saya mengimbau kewaspadaan maksimum mengingat prakiraan cuaca: badai mini Mediterania dapat terbentuk di Catalonia," tulis Illa melalui platform media sosial X.

"Hujan sudah melanda sebagian besar wilayah. Sore ini kami akan mengumumkan langkah-langkah penting yang harus dipatuhi."

Illa meminta warga menghindari perjalanan yang tidak perlu, menjauhi sungai, aliran air, dan jurang, serta tidak memarkir kendaraan di kawasan yang rawan banjir.

Badan Meteorologi Spanyol (AEMET) memperingatkan curah hujan dapat melampaui 90 milimeter per jam dan 200 milimeter dalam waktu kurang dari enam jam di sejumlah wilayah Provinsi Barcelona dan Girona.

AEMET memperkirakan kondisi akan sangat buruk pada Sabtu malam hingga paruh pertama Minggu. Badan tersebut memperingatkan kemungkinan banjir dan meluapnya sungai di tengah status peringatan merah tingkat tertinggi.

Layanan cuaca Catalonia, Meteocat, mengeluarkan peringatan merah untuk 17 distrik pada Sabtu. Jumlah wilayah yang masuk peringatan diperkirakan meningkat menjadi 20 distrik pada Minggu, seiring tingkat bahaya naik dari level lima ke level maksimum enam dalam skala enam tingkat.

Otoritas menangguhkan seluruh kompetisi olahraga di 20 distrik terdampak mulai Sabtu malam hingga Minggu sore. Departemen kebudayaan regional juga mengumumkan penangguhan kegiatan budaya di luar ruangan, menurut harian lokal La Vanguardia.

Aksi protes perumahan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu di Barcelona ditunda hingga Senin malam karena peringatan cuaca.

Banjir di Sejumlah Wilayah Spanyol

Sementara itu, demonstrasi serupa di Madrid dihadiri sekitar 70.000 orang, menurut otoritas setempat. Barcelona mengaktifkan rencana darurat kota karena khawatir sistem drainase tidak mampu menampung volume air.

Hujan juga telah memaksa penutupan satu peron di stasiun metro Liceu serta sejumlah pintu masuk di stasiun lainnya.

Pejabat Meteocat memperingatkan kondisi dapat memburuk secara tajam dalam beberapa jam ke depan dan berpotensi berkembang menjadi peristiwa hujan "luar biasa."

Peringatan tersebut muncul setelah seorang perempuan berusia 102 tahun meninggal dan sekitar 90 orang diselamatkan pada Jumat ketika banjir menerjang Kota Madrigueras di Provinsi Albacete, Spanyol tenggara.

Madrigueras mencatat curah hujan 142 milimeter, menurut pemerintah regional Castilla-La Mancha yang dikutip lembaga penyiaran publik RTVE.

Air mencapai ketinggian satu meter di dalam rumah tempat perempuan tersebut meninggal. Sebagian besar operasi penyelamatan dilakukan terhadap warga yang terjebak di dalam rumah akibat banjir.

Baca juga: Badai Leonardo Hantam Spanyol dan Portugal, Satu Orang Tewas

(Willy Haryono)