2 Tahun Prabowo-Gibran, Stok Beras Bulog Tertinggi Sejak Indonesia Merdeka

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.

2 Tahun Prabowo-Gibran, Stok Beras Bulog Tertinggi Sejak Indonesia Merdeka

Eko Nordiansyah • 8 October 2026 12:07

Jakarta: Perum Bulog mencatat telah menyerap 4,09 juta ton beras dari petani pada tahun ini. Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, capaian ini telah melampaui target empat juta ton yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada Bulog.

"Untuk serapannya sendiri, sekarang sudah 4,09 juta ton dari target empat juta ton. Jadi kami sudah melewai 100 persen target yang diberikan pemerintah," kata dia dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita yang diselenggarakan Metro TV di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.

Pada 2025, Bulog mencatat serapan beras petani mencapai 3,19 juta ton. Secara total, ia menyebut, puncak stok beras yang dimiliki Bulog mencapai 5,4 juta ton. Stok beras Bulog ini diklaim yang paling tinggi sejak Indonesia merdeka.

"Alhamdulillah di tahun ini, puncak stok Bulog ada 5,4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka," tegas Rizal.


Ilustrasi beras Bulog. Foto: dok MI.
 

Bantu kesejahteraan dan kepastian bagi petani


Tak hanya dari sisi stok, Rizal mengungkapkan, Bulog juga menyerap beras dari petani dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Sesuai instruksi presiden (inpres), Harga Pembelian Pemerintah (HPP) oleh Bulog sebesar Rp 6.500 per kg.

"Sesuai inpres yang diberikan Bapak Presiden, Bulog menyerap harga gabah petani itu kondisi unequality harganya adalah Rp6.500," ujar dia.

Rizal memastikan, Bulog akan bekerja sebagai ujung tombak ketahanan pangan pemerintah. Jika diibaratkan dalam permaikan sepak bola, Bulog merupakan eksekutor dalam upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan.

"Dalam kesebelasan dari klaster pangan, kaptennya ini Pak Menko Pangan, wakilnya Pak Mentan, dan kami-kami ini pemainnya. Bulog adanya di hilir, Bulog ini seperti Ronaldo atau Messinya sebagai eksekutor atau ujung tombaknya," ungkap dia.

(Eko Nordiansyah)