Surya Paloh Ajak Kedepankan Nurani Hadapi Tantangan Bangsa yang Kompleks

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Surya Paloh Ajak Kedepankan Nurani Hadapi Tantangan Bangsa yang Kompleks

Fachri Audhia Hafiez • 8 November 2026 22:39

Jakarta: Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menekankan bahwa penyelesaian berbagai persoalan kompleks yang tengah melanda Indonesia harus dihadapi dengan mengedepankan nurani dan rasionalitas. Surya Paloh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali merajut kebersamaan melalui dialog yang dilandasi kepedulian bersama.

“Coba berbicaralah kita dengan rasa empati yang ada pada diri kita, akal sehat kita,” kata Surya Paloh saat menghadiri agenda NasDem Bugar Berbagi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu, 8 November 2026.
 


Menurut Surya Paloh, situasi yang dihadapi bangsa saat ini tidak cukup diselesaikan hanya melalui perdebatan politik praktis, melainkan menuntut pemahaman mendalam. Hal ini untuk meluruskan berbagai hal yang dinilai masih belum sejalan di tengah tantangan yang kompleks.

“Saya pikir yang paling pokok pada saat ini, bagaimana kita saling bisa memahami, bangsa kita ini sedang mengalami tantangan yang cukup kompleks, dan ini memerlukan pemahaman menyatukan semua hal-hal yang barangkali kurang tepat,” terang Surya Paloh.

Surya Paloh mengingatkan agar ego golongan maupun kepentingan sektoral segera ditanggalkan demi menjaga keutuhan serta arah kemajuan negara. Menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok dinilai sebagai fondasi paling krusial.


Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina. 

“Kita pahami satu sama lain agar bisa menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok. Itu pesan yang paling pokok, saya pikir,” ujar Surya Paloh.

Ia juga menambahkan bahwa bangsa ini harus berhenti membuang waktu untuk kepentingan jangka pendek yang bersifat sesaat, dan beralih mengutamakan orientasi pembangunan serta strategi jangka panjang yang berkelanjutan.

“Tidak lagi memberikan kesempatan hanya bermain main di antara satu sama lain bagi dasar kepentingan sesaat. Strategi jangka panjangnya kita perlukan,” tutur Surya Paloh.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Fachri Audhia Hafiez)