Ilustrasi - Warga melintasi hujan dengan membawa payung. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc/pri
BMKG: Baru 5,7 Persen Wilayah Indonesia Memasuki Musim Hujan
Lukman Diah Sari • 13 October 2026 08:55
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sekitar 5,7 persen wilayah Indonesia yang telah memasuki musim hujan. Kendati kondisi kering masih mendominasi, potensi hujan berskala lokal tetap dapat terjadi.
"Berdasarkan pemantauan BMKG, baru 40 zona musim (ZOM) atau sekitar 5,7 persen wilayah Indonesia yang telah memasuki musim hujan," tulis BMKG dalam akun Instagram resmi @infobmkg, Selasa, 13 Oktober 2026.
Meski musim hujan belum merata, BMKG mencatat curah hujan harian tertinggi dalam sepekan terakhir terjadi di Sumatra Utara yang mencapai 231 milimeter per hari. Disusul Aceh (198 milimeter per hari), Kalimantan Barat (132 milimeter per hari), Papua (118 milimeter per hari), Sumatra Utara di titik pengukuran lainnya (110 milimeter per hari), serta Jawa Barat (72,8 milimeter per hari).
Potensi Hujan 13-19 Oktober 2026
Pada periode 13-15 Oktober 2026, BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan sedang hingga ekstrem. Wilayah dengan status Waspada (hujan sedang-lebat) meliputi Aceh, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan."Sementara itu, Sumatra Utara masuk kategori siaga terhadap potensi hujan lebat hingga ekstrem," ujar BMKG.
(1).jpeg)
Ilustrasi Hujan. Foto: Dok. Metrotvnews
Selanjutnya, untuk periode 16-19 Oktober 2026, potensi hujan dengan status Waspada (hujan sedang-lebat) diprakirakan terjadi di Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
"Adapun wilayah yang masuk kategori siaga terhadap potensi hujan lebat hingga ekstrem meliputi Aceh, Sumatra Barat, dan Papua Pegunungan," ungkap BMKG.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui laman resmi, media sosial, serta aplikasi Info BMKG. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, kilat atau petir, dan angin kencang yang dapat terjadi secara lokal.