Pembakaran Sampah Diduga Picu Karhutla di Muara Enim

BPBD Muara Enim melakukan pendinginan di lokasi karhutla di Desa Karang Raja, Rabu, 21 Oktober 2026. ANTARA/HO-BPBD Muara Enim

Pembakaran Sampah Diduga Picu Karhutla di Muara Enim

Silvana Febiari • 21 October 2026 19:48

Muara Enim: Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Karang Raja. Kebakaran diduga dipicu bekas pembakaran sampah yang menyulut api di lahan mineral dan semak belukar.

"Karhutla terjadi pada Selasa (20 Oktober) sekitar pukul 17.44 WIB," kata Kepala BPBD Muara Enim Abdurrozieq Putra, dilansir dari Antara, Rabu, 21 Oktober 2026. 

Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 1,5 hektare lahan di Desa Karang Raja dan berhasil ditangani petugas gabungan. Pemadaman melibatkan BPBD Muara Enim, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, Manggala Agni, serta masyarakat setempat.


Tim gabungan berjibaku hingga malam hari memadamkan api dari jalur darat menggunakan satu unit mobil suplai air, satu unit tangki pemadam kebakaran, satu unit mobil tangki air, satu buah nozzle, satu unit mesin jinjing, dan sembilan rol selang machino.

"Proses pemadaman telah rampung dan sejak pagi tadi api sudah padam total," ujarnya.


Petugas Manggala Agni memadamkan kebakaran lahan di Kecamatan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumsel. ANTARA/HO-Manggala Agni


Saat ini, petugas di lapangan masih melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api di lokasi yang dapat memicu karhutla.

"Masyarakat juga kembali kami imbau untuk tidak membakar sampah sembarangan dan membuka lahan pertanian dengan cara dibakar karena dapat memicu karhutla," ucapnya.

(Silvana Febiari)