Raja Ampat. Foto: Antara
BNPB: Luas Lahan Terbakar di Raja Ampat 357,5 Hektare
Lukman Diah Sari • 22 October 2026 15:36
Jakarta: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, masih berkobar di sejumlah titik. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, total luas lahan terbakar di Kabupaten Raja Ampat mencapai ratusan hektare.
"Hingga Rabu, 21 OKtober 2026, khususnya di wilayah Kelurahan Sapordanco, Distrik Kota Waisai, luas lahan yang berhasil dipadamkan berjumlah 230 hektare, sementara itu 10 persen sisanya masih dalam upaya pemadaman," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, dalam keterangan resmi, Kamis, 22 Oktober 2026.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Foto: Dok. Antara.
Menyikapi sejumlah bencana karhutla yang terjadi di beberapa wilayah, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagan terhadap potensi bahaya yang meluas. Di samping itu, kolaborasi berbagai pihak menjadi factor penting dalam upaya pencegah, dan mitigasi karhutla di wilayah.
"Masyarakat di daerah terpapar asap karhutla untuk dapat menggunakan masker terutama saat beraktivitas di luar ruang," pesan dia.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan, membakar sampah di area yang berpotensi mengalami kebakaran, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Selain itu, masyarakat dapat segera menghubungi BNPB melalui pusat telepon 117 atau BPBD masing-masing daerah apabila melihat adanya titik api, potensi kebakaran, atau kejadian kedaruratan lainnya di lingkungan sekitar.