Wali Kota Bandung M Farhan. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan
Farhan Ajak Masyarakat Thailand Selatan Berwisata ke Bandung
Roni Kurniawan • 20 October 2026 13:07
Bandung: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak masyarakat Thailand Selatan memasukkan Bandung ke dalam daftar destinasi wisata saat berkunjung ke Indonesia. Ajakan tersebut didukung beragam potensi kota, mulai dari sejarah, kebudayaan, pendidikan, kuliner, hingga fashion dan industri kreatif.
Farhan menyebut Bandung memiliki karakter sebagai kota kosmopolitan yang berkembang melalui proses modernisasi sejak abad ke-19. Perjalanan tersebut turut membentuk identitas Bandung sebagai kota dengan nilai historis sekaligus kehidupan perkotaan yang terus berkembang.
"Kota Bandung adalah kota kosmopolitan pertama di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1810, sehingga tidak ada sisa-sisa kolonialisme. Semuanya merupakan hasil modernisasi dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20," ujar Farhan di Bandung, Selasa, 20 Oktober 2026.
Menurut Farhan, daya tarik Bandung tidak sebatas bangunan bersejarah. Kota ini juga memiliki aktivitas kebudayaan dan ekonomi kreatif yang tumbuh melalui beragam karya seni serta perkembangan gaya hidup masyarakat perkotaan.
"Bandung adalah pusat semua kegiatan peradaban, mulai dari kebudayaan, musik, seni rupa, patung, dan juga tentu saja fashion dan kuliner," kata Farhan.
Ia menilai, keragaman tersebut dapat menjadi modal untuk memperluas daya tarik pariwisata Bandung di kalangan wisatawan mancanegara. Pengunjung dapat menikmati pengalaman yang beragam, mulai dari mengenal sejarah kota hingga menjelajahi perkembangan seni, kreativitas, dan kuliner lokal.
Sektor pendidikan juga menjadi bagian dari identitas Bandung. Farhan menyoroti keberadaan perguruan tinggi teknik pertama di Indonesia sebagai salah satu bagian penting dalam perjalanan kota tersebut sebagai pusat pendidikan dan pengembangan pemikiran intelektual.
"Bandung memiliki sejarah panjang dalam pendidikan tinggi. Perkembangan pendidikan teknik turut membentuk karakter kota ini sebagai salah satu pusat pemikiran dan intelektualitas di Indonesia," sahut Farhan.

Kereta Whoosh. (Dwifa Bagaskoro S A/Wikimedia Commons)
Selain itu, Farhan menilai kegiatan olahraga berpotensi melengkapi daya tarik wisata Bandung. Berbagai agenda olahraga tingkat nasional maupun internasional dapat menjadi kesempatan untuk menarik pengunjung sekaligus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.
Farhan juga berharap kunjungan delegasi KRI Songkhla dari Thailand beberapa waktu lalu dapat memperkuat hubungan antara Bandung dan Thailand. Menurutnya, hubungan tersebut berpeluang dikembangkan melalui promosi pariwisata dan pertukaran kebudayaan.
"Kami berharap hubungan ini semakin erat dan membuka peluang kerja sama di berbagai bidang. Kami juga berharap masyarakat Thailand, khususnya Thailand Selatan, dapat menjadikan Bandung sebagai salah satu tujuan wisata ketika berkunjung ke Indonesia," ungkap Farhan.