Sterilisasi dan oleh TKP pada lokasi ledakan di sekitar Ponpes di Bantul. Dok. Istimewa
Korban Ledakan di Bantul Dirujuk ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta
Medcom • 19 June 2024 19:26
Bantul: Korban ledakan di halaman asrama Ar-Abror Yayasan Al-Bashiroh, Pondok Pesantren (Ponpes) Hamalatul Quran di Dusun Patihan, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dikabarkan mengalami luka serius. Korban inisial DA dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih baik.
"Korban DA setelah mendapatkan perawatan di RSUD Saras Adyatma Bambanglipuro kemudian dirujuk ke RSUP Dr Sardjito," kata Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Pranawidnyana, Rabu, 19 Juni 2024.
| Baca: Polisi Temukan 2kg Bahan Kimia di Rumah yang Meledak di Malang
|
Selain DA, tiga korban lain yakni A, FA, dan MH telah dibolehkan pulang setelah sempat dirawat di RSUD Saras Adyatma Kecamatan Bambanglipuro. Luka ketiganya tidak separah DA.
"Korban inisial AH dipulangkan ke rumahnya, sementara korban inisial M dan FA pulang ke Ponpes," ungkapnya.
Sebelumnya sebuah ledakan terjadi di halaman asrama Ar-Abror Yayasan Al-Bashiroh, Pondok Pesantren (Ponpes) Hamalatul Quran di Dusun Patihan, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa sore, 18 Juni 2024. Sejumlah orang terluka dalam kejadian itu.
Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda DIY Kompol Suripto menjelaskan peristiwa itu terjadi ketika seorang anak inisial FA, 13, menemukan petasan di jalan. FA lantas membawa petasan itu le lokasi kejadian bersama temannya inisial A, 15.