Puluhan Pompa Air Diaktifkan di Lokasi Terdampak Banjir Kota Tangerang

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang aktifkan rumah pompa di sejumlah lokasi terdampak banjir. (metrotvnews.com/Hendrik S)

Puluhan Pompa Air Diaktifkan di Lokasi Terdampak Banjir Kota Tangerang

Hendrik Simorangkir • 20 February 2026 21:03

Tangerang: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Banten, mengungkap banjir yang terjadi di wilayahnya akibat luapan sungai. Pihaknya juga telah mengaktifkan puluhan unit rumah pompa di sejumlah lokasi terdampak banjir.

Banjir di sejumlah wilayah disebabkan oleh luapan sungai, seperti di Regency Jembatan Alamanda Periuk (Kali Ledug), Taman Cibodas Periuk (Kali Sabi), dan Perumahan Puri Kartika Baru Ciledug (Kali Wetan).

"Sejauh ini tidak ditemukan adanya turap yang jebol atau bocor. Jadi penanganan di lapangan difokuskan untuk mengaktivasi rumah pompa air yang di sekitar lokasi terdampak, ada puluhan pompa yang beroperasi, sekaligus disiagakan pompa portable untuk penanganan darurat bila dibutuhkan," ujar Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, Jumat, 20 Februari 2026.

Pihaknya pun telah menerjunkan petugas gabungan, termasuk tim operasional dan pemeliharaan, serta tim sumber daya air ke sejumlah lokasi terdampak banjir yang disebabkan oleh luapan sungai.

"Kami langsung bergerak cepat setelah mendapatkan informasi adanya limpasan air sungai dan saluran yang menyebabkan banjir di sejumlah lokasi. Petugas sudah dikerahkan untuk melakukan penanganan sementara sekaligus memantau perkembangan kondisi di lapangan secara berkala," jelas Taufik.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang aktifkan rumah pompa di sejumlah lokasi terdampak banjir. (metrotvnews.com/Hendrik S)

Taufik memprediksi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah dapat surut dalam waktu dekat, jika tidak ada hujan susulan sampai malam hari.

"Kami mengimbau kepada semua masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus memantau perkembangan ketinggian muka air sungai, untuk meningkatkan kesiapan mitigasi di lingkungan masing-masing," ungkap Taufik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)