Kebakaran menimpa gudang tembakau di Kudus. Metrotvnews.com/ istimewa
Gudang Tembakau di Kudus Ludes Dilalap Si Jago Merah
Rhobi Shani • 18 February 2026 21:12
Kudus: Kebakaran hebat melanda sebuah gudang tembakau di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada Rabu, 18 Februari 2026. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp6 miliar.
Kapolsek Bae, Iptu Madiyono, menuturkan kebakaran terjadi di gudang tempat penyimpanan tembakau milik PT Pura Mayan, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, sekitar pukul 05.19 WIB.
Iptu Madiyono menyebut api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 WIB. Namun meski api sudah padam, kepulan asap masih membumbung akibat terbakarnya material di dalam gudang.
"Api sudah padam sekitar pukul setengah 12 siang. Tapi ini asapnya masih ada. Mungkin perlu waktu seharian untuk pendinginan dari dalam," ungkap Madiyono.
Madiyono mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh satpam gudang. Saat itu, petugas keamanan mencium adanya kepulan asap di dalam gudang nomor 2 dari belakang.
"Satpam curiga adanya asap dan melakukan pengecekan pada gudang. Satpam beserta lainnya sudah mencoba memadamkan, namun api sudah semakin membesar sehingga menghubungi pihak pemadam kebakaran," kata Madiyono.
Titik api diketahui berada di bagian tengah gudang yang menyimpan tembakau. Hal ini membuat bara api sulit dipadamkan karena material yang mudah terbakar. Sebanyak delapan unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dalam upaya menjinakkan si jago merah. Rinciannya meliputi satu unit mobil water cannon Polres Kudus, dua unit Damkar dan Satpol PP, satu unit dari BPBD, serta dua unit bantuan dari PT Djarum. Selain itu, satu unit dari PT Nojorono dan satu unit dari PT Pura juga turut diterjunkan ke lokasi.
Dari keterangan sementara, penyebab kebakaran diduga akibat proses fermentasi tembakau yang bercampur dengan hawa panas di dalam gudang. Minimnya sirkulasi udara menyebabkan panas berlebih hingga memicu kebakaran.

Kebakaran gudang tembakau di Kudus, Jawa Tengah. (tangkapan layar)
"Diduga fermentasi tembakau dengan hawa panas yang berada dalam gudang dikarenakan tidak ada sirkulasi udara yang mengakibatkan panas berlebih di dalam gudang," ujar Madiyono.
Bangunan yang terbakar memiliki luas 20 x 90 meter persegi dan berisi penuh tumpukan tembakau. Baik bangunan maupun seluruh isinya dilaporkan tidak diasuransikan.
"Sementara kerugian ditaksir kurang lebih Rp6 miliar," kata Madiyono.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta mengidentifikasi kemungkinan kelalaian yang terjadi.