PBB Kerahkan Bantuan Kemanusiaan dan Tim SAR ke Venezuela Pascagempa

Gempa di Venezuela menghancurkan bangunan hunian warga. Foto: Anadolu

PBB Kerahkan Bantuan Kemanusiaan dan Tim SAR ke Venezuela Pascagempa

Muhammad Reyhansyah • 26 June 2026 11:06

New York: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai mengerahkan bantuan kemanusiaan dan memfasilitasi pengiriman tim pencarian dan penyelamatan (SAR) ke Venezuela setelah dua gempa bumi besar mengguncang pesisir utara negara itu.

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric mengatakan PBB di Venezuela bersama Tim Kemanusiaan Negara tengah memobilisasi bantuan dan bekerja sama dengan pemerintah serta berbagai mitra untuk mendukung penanganan bencana.

"Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) memfasilitasi pengerahan tim pencarian dan penyelamatan perkotaan. Sekretaris Jenderal menyambut baik berbagai tawaran solidaritas dan dukungan dari negara-negara anggota pada saat yang sangat penting ini," kata Dujarric dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Anadolu, Jumat, 26 Juni 2026.

Menurut Dujarric, berbagai lembaga PBB terus berkoordinasi dengan pemerintah Venezuela untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau wilayah yang terdampak gempa.

PBB juga bekerja sama dengan sejumlah mitra kemanusiaan guna memperkuat respons darurat, termasuk mempercepat pengerahan tim SAR ke lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan paling parah.

Dujarric mengatakan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sangat berduka atas jatuhnya korban jiwa serta luasnya kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Guterres menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan mendoakan agar seluruh korban luka segera pulih.

Ia juga menyampaikan solidaritas kepada pemerintah dan rakyat Venezuela serta menyambut berbagai tawaran bantuan dari negara-negara anggota PBB untuk mendukung penanganan bencana.

Sementara itu, pemerintah Venezuela melaporkan jumlah korban tewas akibat dua gempa tersebut meningkat menjadi sedikitnya 235 orang, sementara lebih dari 4.300 lainnya mengalami luka-luka.

Pemerintah juga telah menetapkan status darurat nasional seiring masih berlangsungnya operasi pencarian, penyelamatan, dan penanganan korban di berbagai wilayah terdampak.

(Fajar Nugraha)