Menlu RI dan Belarusia Bahas Persiapan Kunjungan Presiden Lukashenko ke Indonesia

Menlu Sugiono menerima kunjungan Menlu Belarusia Maxim Ryzhenko di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026. (Kemlu RI)

Menlu RI dan Belarusia Bahas Persiapan Kunjungan Presiden Lukashenko ke Indonesia

Willy Haryono • 30 June 2026 15:52

Jakarta: Menteri Luar Negeri Sugiono menerima kunjungan kehormatan Menlu Republik Belarusia, Y.M., Maxim Ryzhenko, di Jakarta pada Selasa, 30 Juni 2026.

Dalam keterangan di situs Kemlu RI, disebutkan bahwa kedatangan Ryzhenko merupakan bagian dari rangkaian Kunjungan Kenegaraan Presiden Republik Belarusia, Y.M. Aleksandr Lukashenko ke Indonesia pada 2 Juli mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, kedua Menlu membahas persiapan kunjungan kenegaraan, termasuk beberapa kerja sama yang akan menjadi deliverables. Kedua pihak menyampaikan apresiasi atas koordinasi erat antara kementerian dan lembaga Indonesia-Belarusia dalam mempersiapkan kunjungan Lukashenko.

Kedua Menteri juga membahas upaya penguatan hubungan bilateral Indonesia-Belarusia di berbagai bidang, antara lain ekonomi, pertanian, ketahanan pangan, kebudayaan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi.

Indonesia menyambut baik rencana peluncuran Road Map for Bilateral Cooperation 2026-2030 pada kunjungan ini, yang diharapkan dapat menjadi kerangka kerja untuk mendorong kerja sama konkret dan saling menguntungkan antar kedua negara.

Selain itu, keduanya turut bertukar pandangan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama pada tingkat regional dan global.

Mereka menyampaikan keyakinan bahwa Kunjungan Kenegaraan Presiden Aleksandr Lukashenko ke Indonesia akan semakin mempererat hubungan Indonesia-Belarusia, dan menghasilkan berbagai kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

Belarusia adalah mitra penting bagi Indonesia di kawasan Eurasia dan salah satu anggota kunci dari Uni Ekonomi Eurasia (EAEU). Indonesia dan EAEU telah menandatangani persetujuan perdagangan bebas (Indonesia – EAEU Free Trade Agreement) pada Desember 2025.

Baca juga:  Teken MoU Rp7 Triliun, Jaya Group Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi RI-Belarusia

(Willy Haryono)