Swasembada Jagung Diklaim Bisa Cegah Kejahatan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Metro TV/Siti Yona

Swasembada Jagung Diklaim Bisa Cegah Kejahatan

Siti Yona Hukmana • 8 January 2026 16:34

Bekasi: Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia berhasil swasembada jagung dalam setahun. Capaian ini disebut bisa menjadi upaya preventif dari tindak kejahatan di Indonesia.

Hal ini disampaikan Amran saat menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di lahan binaan Polda Metro Jaya, Desa Sukamahi, Kampung Tempong Gunung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Panen raya ini dilakukan serentak se-Indonesia di 36 Polda jajaran.

"Ini langkah yang paling baik untuk preventif, preventif kejahatan. Kenapa? Karena dengan meningkatnya produksi, yang pertama meningkatkan pendapatan petani, kemudian menurunkan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan pada gilirannya adalah mencegah kejahatan," kata Amran di lokasi, Kamis, 8 Januari 2026.

Amran mengatakan orang miskin bisa mendekati kekufuran, hingga berpotensi melakukan tindak kejahatan. Dia menilai upaya swasembada jagung menjadi langkah preventif luar biasa untuk mencegah kejahatan dan kriminalitas di lapangan.

"Atas nama petani seluruh Indonesia, ada 160 juta petani Indonesia yang mengucapkan terima kasih," ujar Amran.

Baca Juga: 

Polri Panen Raya Jagung Kuartal IV Serentak 743.522 Ton


Ucapan terima kasih ini disampaikan Amran kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto. Sebab, dinilai telah mendukung penuh upaya swasembada pangan, terutama jagung hingga terealisasi dalam setahun dengan target Presiden Prabowo Subianto 4 tahun.

Dengan swasembada jagung ini, Indonesia tidak lagi impor jagung khusus pakan. Bahkan, sudah ekspor. Seperti di Kalimantan Barat ekspor ke Malaysia, ada pula ke Filipina. Ekspor juga dilakukan oleh Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Gorontalo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)