Bupati Bandung Dadang Supriatna menjelaskan, program tersebut akan menyasar ASN pada jenjang Eselon II dan III. Tujuannya adalah meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan mereka dalam menjalankan tugas pemerintahan.
"Bagi ASN di lingkungan Eselon II dan III dalam waktu dekat akan diberangkatkan untuk mengikuti pesantren kilat," ucap Bupati Dadang Supriatna di Bandung, Selasa, 6 Januari 2026.
Ia menyebutkan, program pesantren kilat akan diisi dengan beragam materi keagamaan, pembinaan mental, serta penguatan nilai-nilai integritas yang relevan dengan tugas dan fungsi seorang ASN. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun budaya kerja yang berlandaskan moral, etika, dan kejujuran di lingkungan birokrasi.
“ASN di Kabupaten Bandung berjumlah sekitar 19 ribu orang. Jika mereka sehat secara spiritual dan sehat secara materi, maka pelayanan kepada masyarakat akan maksimal,” ujarnya.

Ilustrasi Medcom.id
Bupati Dadang menegaskan, penguatan karakter ASN merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Ia menyebut ASN tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dan administratif, tetapi juga harus memiliki akhlak serta sikap yang mencerminkan pelayanan publik yang humanis.
Program pesantren kilat ini diharapkan dapat memberikan pendidikan karakter secara bertahap agar seluruh ASN Eselon II dan III mampu memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat.