Sadio Mane angkat trofi Piala Afrika 2025. (Instagram/@eyelit_studio)
Tersingkir di Piala Dunia, Sadio Mane Pensiun dari Timnas Senegal
Riza Aslam Khaeron • 10 July 2026 20:24
Dakar: Kabar mengejutkan datang dari panggung sepak bola Afrika. Sadio Mane, kapten tim nasional Senegal yang kini merumput bersama klub Arab Saudi Al-Nassr, secara resmi mengumumkan keputusan untuk gantung sepatu dari kancah internasional. Langkah besar ini diambil menyusul kegagalan Senegal di Piala Dunia 2026 setelah dipaksa menyerah 2-3 oleh Belgia pada babak 32 besar.
Mane, yang kini menginjak usia 34 tahun, menyudahi bakti internasionalnya yang telah terbentang sepanjang 14 tahun. Selama masa pengabdian tersebut, ia telah membukukan 130 penampilan (caps) bersama timnas Senegal.Melansir Voice of Emirates, pengumuman ini disampaikan Mane melalui pernyataan resmi yang diterbitkan oleh surat kabar terkemuka Senegal, Le Quotidien. Dalam pesan perpisahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendukung Senegal atas cinta dan dedikasi yang ia terima sepanjang kariernya.

Sadio Mane di Piala Afrika 2025. (Instagram/@eyelit_studio)
"Saya tahu bahwa saya telah memberikan segalanya untuk bendera ini, dan saya telah mengorbankan segalanya untuk Senegal, dan saya tidak menyisakan usaha untuk membuat rakyat kami bahagia," ujar Mane dalam pernyataannya.
Mane juga menegaskan betapa pentingnya peran para suporter dalam mengiringi setiap langkah perjalanannya di lapangan hijau.
| Baca Juga: Prediksi Skor Pertandingan Spanyol vs Belgia, Yamal Cs Berpeluang Cetak Dua Gol |
"Dukungan dan kepercayaan para penggemar kepada saya adalah sumber kekuatan dan motivasi untuk mencapai semua yang telah kami raih, dan saya akan selalu bersyukur atas hubungan ini yang akan tetap tertanam kuat di hati saya," tambahnya.
Meski tidak lagi mengenakan jersi tim nasional sebagai pemain, Mane memastikan komitmennya untuk sepak bola Senegal belum sepenuhnya usai. Ia mengungkapkan hasratnya untuk mewariskan segudang pengalaman yang dimilikinya kepada generasi penerus, baik lewat peran di jajaran staf kepelatihan maupun posisi manajerial demi kemajuan sepak bola di tanah airnya.
"Saya akan dengan bangga menempatkan pengalaman saya untuk melayani negara saya, baik melalui bekerja di dalam staf teknis, sebagai pelatih, atau melalui peran administratif apa pun yang melayani masa depan sepak bola di Senegal. Hidup Senegal," tegasnya.
Pemain yang sukses mempersembahkan trofi bersejarah Piala Afrika 2021 untuk Senegal ini memulai langkah profesionalnya di Prancis bersama FC Metz, sebelum akhirnya meroket menjadi bintang dunia bersama Liverpool di Liga Inggris.