Hujan/Ilustrasi Istimewa
BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem di DIY hingga 23 April
Lukman Diah Sari • 21 April 2026 10:38
Yogyakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengimbau masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) agar mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi dalam tiga hari ke depan. Potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
"Mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," kata Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Feriomex Hutagalung dalam keterangannya di Yogyakarta, Selasa, 21 April 2026, melansir Antara.
.jpg)
Potret citra radar cuaca Daerah Istimewa Yogyakarta dari BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta ANTARA/HO-Humas BMKG Yogyakarta
Cuaca ekstrem itu merujuk pada hasil analisis dinamika atmosfer terkini BMKG yang mengidentifikasi adanya suhu muka laut baik dalam skala harian maupun mingguan di Laut Jawa dan Samudra Hindia Selatan Jawa terpantau relatif hangat yakni 28 sampai 30 derajat Celsius. Sehingga mendukung ketersediaan uap air ke atmosfer.
Selain itu, terdeteksi bibit siklon tropis 92S di Samudra Hindia barat Sumatra yang memengaruhi pola angin di wilayah Jawa, termasuk DIY. Angin bertiup dari arah timur dengan kelembapan udara pada ketinggian 1.000 hingga 3.000 meter mencapai 30 hingga 90 persen, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan, terutama pada siang hingga sore hari.
Baca Juga :
Prakiraan Cuaca DIY (21–23 April 2026):
21 April:
Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara.
Tinggi gelombang laut selatan berkisar 1,25–2,5 meter (kategori sedang).
22 April:
Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo, Bantul bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara.
Tinggi gelombang laut selatan 1,25–2,5 meter (kategori sedang).
23 April:
Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara.
Tinggi gelombang laut selatan 2,5–4,0 meter (kategori tinggi).