Kondisi terkini Gunung Dukono masih melontarkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter, Senin (6/4/2026). ANTARA/HO- PGA Dukono
Gunung Dukono Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik 1 Km
Lukman Diah Sari • 6 April 2026 12:08
Ternate: Gunung Dukono, di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, erupsi, pada Senin, 6 April 2026, dengan lontaran abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak gunung. Erupsi terjadi pukul 09.26 WIT.
"Kolom abu teramati setinggi 1.000 meter di atas puncak," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono Bambang Sugiono saat dihubungi dari Ternate, Senin, 6 April 2026, melansir Antara.
Dia menjelaskan lontaran abu erupsi Gunung Dukono teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi 49.69 detik.

Kondisi terkini Gunung Dukono masih melontarkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter, Senin (6/4/2026). ANTARA/HO- PGA Dukono
Peningkatan aktivitas gunung terjadi sejak Senin 30 Maret 2026 hingga kini. Padahal selama tujuh bulan terakhir, kata dia, aktivitas letusan Gunung Sukono sempat berhenti.
"Tanggal 30 Maret 2026 kemarin sudah mulai terjadi letusan sampai sekarang," kata Bambang.
Saat ini status gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut (mdpl) itu berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan diimbau tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
"Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap," kata Bambang Sugiono.
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono diminta menyediakan masker, guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.