Tak Cuma Bank Sampah, Limbah Warga Rorotan Disulap Jadi Pakan Maggot hingga Persiapan Budidaya Ikan

Fasilitas TPS 3R dan Bank Sampah menghidupkan ekosistem pengolahan mandiri sampah oleh warga. Metrotvnews.com/Dimas Chairullah

Tak Cuma Bank Sampah, Limbah Warga Rorotan Disulap Jadi Pakan Maggot hingga Persiapan Budidaya Ikan

Dimas Chairullah • 9 May 2026 12:10

Jakarta: Limbah rumah tangga yang dulunya hanya dibuang percuma, kini menjadi urat nadi perputaran ekonomi sirkular di Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara. 

Melalui fasilitas TPS 3R dan Bank Sampah, warga menghidupkan ekosistem pengolahan mandiri yang sejalan dengan semangat Gerakan Deklarasi Pilah Sampah dan Pencanangan HUT DKI Jakarta untuk Minggu, 10 Mei 2026.

"Sampah organik kita olah menjadi bubur untuk pakan maggot, bisa untuk ternak ayam, bebek, dan ternak ikan. Untuk non-organiknya seperti gelas dan botol plastik, kita kumpulkan di bank sampah karena ada nilai ekonominya," kata Ketua RW 07 Rorotan, Idil Adha kepada Metrotvnews.com, Sabtu, 9 Mei 2026.

Petugas TPS 3R Rorotan, Eko Hari Purnomo, menjelaskan bahwa fasilitasnya saat ini fokus melebur sampah organik sayur dan sisa makanan menjadi bubur maggot. 

Hasil pakan ini bahkan menarik minat pembudidaya maggot dari kawasan Tangerang, yang secara rutin mengambilnya secara sukarela dari Rorotan.



(Sampah organik sayur dan sisa makanan diolah menjadi bubur maggot. Metrotvnews.com/Dimas Chairullah?

Sampah anorganik bernilai jual

Sementara untuk sampah anorganik bernilai jual seperti kardus, logam, dan botol plastik dikelola melalui Bank Sampah untuk disalurkan langsung ke pabrik daur ulang. 

Sebagian warga juga mulai berkreasi mendaur ulang limbah menjadi pot tanaman, tas, dan tempat pensil.

Melihat potensi besar ini, pengurus RW 07 merancang ekspansi jangka panjang. 

Ke depan, mereka berencana menambah jumlah titik Bank Sampah menjadi lima unit sentral dan menghidupkan kembali beberapa empang warga yang tidak aktif untuk dialihfungsikan menjadi area budidaya ikan air tawar menggunakan pakan dari olahan sampah organik tersebut. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)