Foto dokumentasi mobil kepresidenan Maung MV3 Garuda Limousine masuk lambung pesawat angkut A400 M TNI Angkatan Udara. Foto: ANTARA/HO-Dokumentasi Paspampres.
Istana Ungkap Cerita Maung Garuda Diboyong ke Lokasi KTT ASEAN Filipina
Fachri Audhia Hafiez • 11 May 2026 06:29
Jakarta: Sekretariat Presiden mengungkapkan proses di balik kehadiran mobil kepresidenan Maung Garuda dalam KTT Ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Kendaraan taktis rakitan PT Pindad tersebut sengaja didatangkan langsung dari Indonesia sebagai ajang unjuk gigi kekuatan industri pertahanan nasional di panggung internasional.
"Mobil kepresidenan karya anak bangsa produksi PT Pindad itu telah lebih dahulu tiba di Cebu pada 4 Mei 2026. Dari dalam lambung pesawat Airbus A400M TNI AU, Maung MV3 Garuda Limousine dibawa langsung dari Indonesia untuk mendampingi mobilitas Presiden Prabowo selama agenda kenegaraan berlangsung," bunyi siaran resmi Sekretariat Presiden RI yang dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 11 Mei 2026.
Kehadiran Maung Garuda berwarna putih dominan ini dilaporkan mencuri perhatian para delegasi negara-negara anggota ASEAN saat Presiden Prabowo tiba di lokasi rangkaian acara pada 7 Mei lalu. Pilihan menggunakan kendaraan produksi nasional ini disebut sebagai representasi kemampuan industri strategis Indonesia di mata dunia.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa penggunaan unit ini bukan sekadar urusan transportasi, melainkan memiliki pesan diplomatik yang kuat terkait kemandirian bangsa.
"Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia," tegas Teddy.

Foto dokumentasi pesawat angkut A400 M TNI Angkatan Udara yang membawa mobil kepresidenan Maung MV3 Garuda dari Jakarta menuju Cebu, Filipina. Foto: ANTARA/HO-Dokumentasi Paspampres.
Maung MV3 Garuda Limousine sendiri dirancang khusus dengan standar tertinggi keamanan dan kenyamanan untuk kepala negara. Kendaraan ini merupakan varian teranyar dalam keluarga Maung produksi PT Pindad yang telah memenuhi spesifikasi teknis untuk mendukung performa di berbagai medan.
Keberhasilan memboyong Maung hingga mendarat di Cebu menjadi bukti kesiapan negara dalam membawa produk strategis nasional tampil di forum dunia. Selepas rangkaian KTT berakhir, mobil kepresidenan tersebut kembali diterbangkan menuju Indonesia menggunakan pesawat A400M milik TNI AU.