Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarjo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. (Dokumentasi/ Bakom RI)
Jembatan Garuda Merah Putih Permudah Akses dan Aktivitas Warga Blora
Silvana Febiari • 26 April 2026 18:17
Blora: Kehadiran Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarjo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, atas inisiasi Presiden Prabowo Subianto menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang kesulitan beraktivitas akibat akses penghubung yang rusak dan tidak layak dilalui. Jembatan tersebut kini menjadi jalur utama warga untuk bersekolah, bekerja, hingga menjalankan aktivitas sehari-hari.
Komsiatun (35), warga setempat, mengaku sangat bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda Merah Putih sangat membantu, terutama bagi keluarga yang memiliki anak sekolah.
“Kulo seneng wonten bantuan jembatan niki, dados mboten susah maneh lewate. Lah pripun, gadah lareh sekolah, mangkeh nek mboten saget medal pripun,” ujar Komsiatun di Blora, Minggu, 26 April 2026.
Baca Juga :
Komsiatun menjelaskan bahwa sebelumnya warga harus menghadapi berbagai kesulitan saat melintasi jembatan bambu yang sempit. “Nang kene jembatan bambu, sesek niku. Motor re nggeh dituntun riyen, bapakke sing nyebrangke nek kulo mboten saget. Jalane utama kan niki, nek lewat galeng sawah pas udan mboten saget lewat,” lanjutnya.
Hal senada disampaikan oleh Wiji (50), yang mengungkapkan bahwa sebelumnya pernah ada jembatan, namun rusak akibat diterjang banjir. “Sampun enten jembatan, tapi jebrol niku ketendang banjir,” kata Wiji.
Saat musim hujan deras, tanah di sekitar lokasi jembatan kerap longsor akibat terkikis arus air yang deras. “Tahun pinten nggeh, rendeng niki, tanah’e niku longsor, kegerus air, ketendang air langsung niku,” jelas Komsiatun.
.jpg)
Komsiatun dan Wiji. (Dokumentasi/ Bakom RI)
Kini, dengan berdirinya Jembatan Garuda Merah Putih, masyarakat merasa jauh lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas. Mereka berharap jembatan tersebut dapat bertahan lama dan terus memberikan manfaat bagi warga sekitar.
“Harapane mugo-mugo jembatane sae dilewati, awet, mboten susah medal’e,” ujarnya.
Warga juga menyampaikan rasa terima kasih dan doa kepada Presiden Prabowo atas perhatian terhadap kebutuhan masyarakat desa, khususnya pembangunan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya.
“Matursuwun Pak Prabowo, matursuwun sanget wonten bantuane niki. Mugi-mugi Pak Prabowo diparingi sehat selalu,” ungkap Komsiatun.
Wiji juga turut mendoakan agar Prabowo selalu diberikan kesehatan dan umur panjang. “Kersane kulo dungokake Pak Prabowo sehat selalu, mugi-mugi diparingi sehat, panjang umur,” ujarnya.
Komsiatun pun menutup dengan harapan terbaik. “Mugi-mugi Pak Prabowo sehat selalu, rejekine lancar. Kita sangat terbantu adanya jembatan ini, Pak. Matursuwun nggih, Pak,” tutupnya.

Proses pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarjo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. (Dokumentasi/ Bakom RI)
Sebelumnya, masyarakat hanya mengandalkan jembatan bambu yang sempit dan berisiko, bahkan sepeda motor harus dituntun saat melintas. Saat musim hujan, kondisi menjadi semakin sulit karena jalur alternatif melalui galengan sawah tidak dapat digunakan.