AS-Kanada Siap Bantu Nepal usai Banjir Bandang Tewaskan 160 Orang

Amerika Serikat (AS) dan Kanada menyatakan kesiapan memberikan bantuan darurat kepada Nepal setelah banjir bandang. Foto: ABC Australia

AS-Kanada Siap Bantu Nepal usai Banjir Bandang Tewaskan 160 Orang

Muhammad Reyhansyah • 27 August 2026 11:00

Washington: Amerika Serikat (AS) dan Kanada menyatakan kesiapan memberikan bantuan darurat kepada Nepal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah dekat perbatasan Tiongkok, menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan lebih dari 680 orang hilang.

Dalam unggahan melalui platform X, Rabu, 26 Agustus 2026, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Washington siap memberikan bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan pemerintah Nepal.

"Departemen Luar Negeri siap mendukung Pemerintah Nepal dengan bantuan kemanusiaan yang diperlukan," tulis Rubio, dikutip dari Anadolu.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga menyatakan kesiapan pemerintahnya memberikan dukungan setelah menyebut bencana tersebut "benar-benar menghancurkan".

"Kanada memikirkan semua orang yang berada dalam kesulitan saat ini, mereka yang kehilangan orang terkasih, dan semua orang yang masih menunggu jawaban," tulis Carney melalui X.

Menurut otoritas Nepal, sedikitnya 47 warga Amerika Serikat dan 24 warga Kanada termasuk dalam daftar orang yang masih hilang. Pemerintah AS dan Kanada belum mengonfirmasi angka tersebut secara independen.

Bencana tersebut juga menghancurkan 13 proyek pembangkit listrik tenaga air dan sekitar 40 kilometer jalan. Sekitar 200 truk dan 19 jembatan turut tersapu derasnya arus air dan lumpur, menurut perkiraan pemerintah Nepal.

(Fajar Nugraha)