Rumah warga Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang dibongkar. (Metro TV/Dewanto)
Warga Terdampak Tanah Bergerak di Semarang Bongkar Rumah Secara Mandiri
Silvana Febiari • 11 February 2026 10:21
Semarang: Kondisi tanah bergerak di Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah kian mengkhawatirkan. Sejumlah warga terpaksa membongkar hunian mereka karena khawatir rumah akan roboh.
Salah satunya rumah milik Slamet Riyadi. Menurutnya, pembongkaran dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih parah serta menyelamatkan material yang masih bisa digunakan.
"Kita antisipasi karena sudah parah dan sudah tidak layak ditempati," kata Slamet di Semarang, dikutip Rabu, 11 Februari 2026.
Sementara terkait rencana relokasi, dirinya mengaku belum mengetahui kepastian karena masih dalam pembahasan antara pihak kelurahan dan TNI AD. "Belum tau (pindah ke mana)," ucapnya.
?
Tak hanya rumah, peternakan kambing miliknya juga terancam akibat tanah gerak tersebut. Oleh karena itu, kambing-kambing tersebut telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
"Sebagian (kambing) sudah dievakuasi," ujar Slamet.

Rumah warga Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang dibongkar. (Metro TV/Dewanto)
Sebelumnya, fenomena tanah bergerak kembali mengancam permukiman warga di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah. Satu rumah warga roboh, sementara sembilan rumah lainnya rusak.
Selain merusak rumah, insiden tersebut juga menyebabkan jalan utama di kawasan retak dan sebagian amblas. Pemerintah setempat pun telah turun tangan untuk menangani situasi dan melakukan langkah mitigasi. (Dewanto)