Timnas Futsal Indonesia Kini Diperhitungkan dalam Peta Persaingan Asia

Timnas Futsal Indonesia. Foto: Dok. Federasi Futsal Indonesia.

Timnas Futsal Indonesia Kini Diperhitungkan dalam Peta Persaingan Asia

Rahmatul Fajri • 9 February 2026 06:52

Jakarta: Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia menembus final Piala Asia 2026 disebut sebuah pernyataan berkelas di level internasional. Meski laga kontra Iran berakhir dengan drama adu penalti, drama itu telah mengubah cara dunia memandang kekuatan futsal tanah air.

"Drama malam itu menegaskan satu hal, yakni Indonesia kini ada dalam peta. Peta itu tidak digambar oleh kemenangan instan, melainkan oleh keberanian mengelola proses dan kerja kolektif yang sabar," kata anggota DPR Azis Subekti dalam keterangan tertulisnya dilansir Media Indonesia, Minggu, 8 Februari 2026.
 


Azis menyoroti bagaimana Samuel Eko dan kawan-kawan mampu menekan irama permainan Iran yang selama ini dikenal sebagai kekuatan dominan di Asia. Ia menilai gol-gol yang tercipta dari kaki pemain seperti Israr Megantara dan Reza Gunawan bukan sekadar angka, melainkan simbol bahwa Indonesia mampu bersuara dengan rencana permainan yang matang.

Tak hanya lini depan, Azis juga memberikan catatan khusus bagi lini pertahanan dan penjaga gawang.

"Rio Pangestu, Rizki Xavier, hingga ketangguhan Ahmad Habiebie dan Muhammad Nizar di bawah mistar menunjukkan kerja sunyi yang luar biasa. Mereka menjaga agar keyakinan tim tidak runtuh di saat-saat genting," tambah Azis.


Timnas Futsal Indonesia. Foto: Dok. Antara.

Tangan dingin pelatih Hector Souto dinilai berhasil merajut mentalitas juara dan ketepatan taktik dalam mengelola tempo permainan. Dukungan dari suporter di Indonesia Arena juga disebut membuktikan adanya ikatan batin kuat terhadap kebangkitan futsal nasional.

"Skor akhir mungkin mencatat kita belum membawa pulang piala, namun malam itu melahirkan pengakuan. Indonesia mampu membuat final Asia berjalan keras dan menegangkan. Futsal Indonesia tidak lagi berada di pinggir catatan, melainkan di tengah pembicaraan dunia," ujar Azis.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)