Henry Kurnia Adhi atau Jhon LBF ditunjuk sebagai Ketua Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO). Dokumentasi/ istimewa
Domino dan Ruang Prestasi Daerah, Jhon LBF Dipercaya Perkuat Komunikasi Orado
Deny Irwanto • 30 January 2026 07:13
Jakarta: Olahraga domino terus melangkah menuju panggung yang lebih luas dan bermartabat. Upaya itu kini diperkuat dengan penunjukan Henry Kurnia Adhi atau yang dikenal sebagai Jhon LBF sebagai Ketua Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO).
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari strategi ORADO dalam membangun komunikasi publik yang lebih inklusif, sekaligus memperkenalkan domino sebagai olahraga intelektual yang mengedepankan sportivitas, strategi, dan nilai kebersamaan.
| Baca: Orado Deklarasikan Transformasi Domino Jadi Olahraga Profesional |
Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menilai Jhon LBF memiliki kapasitas dan jejaring yang kuat dalam menjembatani organisasi dengan masyarakat luas. Peran humas, menurutnya, tidak hanya soal publikasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan pemahaman publik terhadap domino sebagai olahraga prestasi.
"Peran humas sangat penting dalam membangun kepercayaan publik dan memperkenalkan domino sebagai bagian dari olahraga prestasi dan budaya. Kami optimistis Jhon LBF dapat menjalankan peran ini dengan maksimal," kata Yooky dalam keterangan seperti dilansir Antara, Sabtu, 29 Januari 2026.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI), Erick Thohir (kanan) bersama Henry Kurnia Adhi atau Jhon LBF (kiri). Dokumentasi/ istimewa
Sebagai Ketua Bidang Humas, Jhon LBF akan mengoordinasikan strategi komunikasi organisasi, memperkuat publikasi kegiatan, serta menjalin kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Ke depan, ORADO telah menyiapkan agenda besar berupa Kejuaraan Provinsi dan Nasional yang akan digelar di 38 provinsi. Ajang ini dirancang sebagai ruang pembinaan sekaligus penjaringan atlet domino berbakat dari seluruh Indonesia, dengan sistem kompetisi yang profesional dan terstruktur.
Bagi Jhon LBF, domino memiliki makna lebih dari sekadar permainan. Ia melihat domino sebagai medium membangun karakter, sportivitas, dan kebersamaan lintas daerah.
“Domino bukan sekadar permainan, tetapi sarana membangun sportivitas, strategi, dan kebersamaan. Melalui turnamen di 38 provinsi, ORADO ingin menghadirkan ruang prestasi yang merata dan membanggakan,” ujarnya.
Sebelumnya ORADO telah menggelar Deklarasi Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 di Hotel Mulia, Jakarta, pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan tersebut menegaskan komitmen ORADO untuk membawa domino dari permainan rakyat menjadi olahraga nasional yang bermartabat, sportif, dan berprestasi.
Sebelumnya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI), Erick Thohir, mendorong olahraga domino menjadi olahraga industri atau sport industry. Menurutnya domino dapat mendorong perputaran ekonomi nasional.
"Cabang olahraga sekarang berbagai macam ada olahraga prestasi, olahraga masyarakat, dan olahraga industri. ORADO ini menjadi bagian sport industry yang memang bisa mendorong perputaran ekonomi secara menyeluruh," kata Erick saat menghadiri Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB Orado) periode 2026-2030 di Jakarta, Rabu, 7 Januari 2026.