Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Metro TV/ Wahyu Tiar Priyanto)
Karhutla Gunung Kawi Meluas hingga 1.459 Hektare
Daviq Umar Al Faruq • 19 September 2026 18:32
Malang: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terus meluas. Berdasarkan pendataan terbaru, luas area terdampak kini mencapai sekitar 1.459 hektare.
Pusat pelaporan dan penanganan darurat karhutla dipusatkan di Pos Lapang Merkusi, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir. Dari total 1.459 hektare area terbakar, sekitar 385 hektare berada di wilayah Pos Lapang Merkusi dan 1.074 hektare di Pos Lapang Selorejo.
"Berdasarkan hasil pemantauan luasan area yang terbakar dan dilaksanakan pendataan melalui sistem pengumpulan koordinat kurang lebih 1.459 hektare meliputi Pos Lapang Merkusi 385 hektare dan Pos Lapang Selorejo 1074 hektare," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Sabtu 19 September 2026.
Upaya pemadaman melalui jalur darat melibatkan puluhan personel gabungan dari berbagai unsur sejak Jumat dini hari. Tim pemadam bergerak dari tiga pos pantau utama, yakni Pos Pantau Keraton, Pos Pantau Merkusi, dan Pos Pantau Dalisodo, menuju titik puncak di masing-masing wilayah.
Meski pemadaman melalui jalur darat telah dilakukan, pengamatan di lapangan masih menemukan empat titik api aktif hingga Jumat malam. Titik api tersebut terdeteksi di Puncak Pitrang, Puncak Batu Tulis, Gunung Malang Kucur, dan sebelah timur Pos 3 Jalur Buthak Panderman.
"Berdasarkan pengamatan lapangan diketemukan nyala titik api yang masih nyala meliputi Puncak Pitrang, Puncak Batu Tulis, Gunung Malang Kucur, Timur Pos 3 Jalur Butak Panderman," ujar Sadono.
Proses pemadaman juga diperkuat melalui jalur udara dengan metode water bombing menggunakan helikopter BPBD Jawa Timur. Hingga kini, helikopter tersebut telah melakukan 16 kali pengangkutan air untuk menyiram area yang terbakar.
"Pemadaman udara atau water bombing oleh BPBD Provinsi Jawa Timur Sebanyak 16 kali," tutur Sadono.
.jpg)
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Butak dan Gunung Kawinajang, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur/BPBD Kab. Malang.
Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Perhutani, relawan, hingga Masyarakat Peduli Api masih bersiaga di sekitar lokasi untuk memantau pergerakan api. Petugas juga menyiagakan frekuensi radio darurat VHF dan UHF untuk memastikan koordinasi di lapangan tetap berjalan lancar.
"Tim gabungan saat ini melaksanakan pemantauan visual di sekitar lokasi. Operasi pemadaman akan dilakukan hari ini membuat lalaran atau sekat bakar di Pos 3 melanjutkan target sebelumnya," tambah Sadono.
Pembuatan ilaran difokuskan untuk menghentikan perambatan api agar tidak meluas dan membakar area vegetasi lainnya. Seluruh personel di lapangan juga tetap bersiaga untuk memantau perkembangan kondisi di kawasan Gunung Kawi.