Viral Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Ibu Ungkap Dugaan Kelalaian

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan

Viral Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Ibu Ungkap Dugaan Kelalaian

Roni Kurniawan • 9 April 2026 22:35

Bandung: Kasus bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menjadi perhatian publik. Orang tua pasien mengungkap dugaan kelalaian petugas usai menemukan bayinya hampir dibawa keluarga lain.

Peristiwa tersebut dialami Nina Saleha yang viral usai mengunggah video berdurasi 5 menit di media sosial. Dalam unggahan itu, Nina mengaku kecewa terhadap dugaan kelalaian perawat yang hampir menyerahkan bayinya kepada pasangan lain.

"Saya itu kan sebelumnya sudah memandikan anak dan mengganti bajunya, terus nunggu dipanggil. Tapi lama enggak dipanggil-panggil, akhirnya saya sama suami turun dulu buat makan," kata Nina di kediamannya di Margaasih, Kabupaten Bandung, Kamis, 9 April 2026.
 


Setibanya di ruang perawatan, Nina terkejut melihat bayinya sudah berada dalam gendongan pasangan suami istri lain yang hendak keluar ruangan. "Saya tahu itu anak saya karena ingat baju sama selimutnya. Pas saya lihat wajahnya, ternyata benar itu anak saya," ujar Nina.

Nina segera menghampiri pasangan tersebut dan memastikan bayinya tidak dibawa pergi. Kejadian itu membuatnya sangat kecewa dan mempertanyakan sistem pengawasan di ruang perawatan bayi tersebut.

Nina menjelaskan, bayinya dibawa ke RSHS pada akhir pekan lalu karena mengalami penyakit kuning, setelah sebelumnya lahir di RS Unpad Jatinangor pada 1 April 2026. Setelah dirawat beberapa hari, bayi Nina diperbolehkan pulang pada Rabu, 8 April 2026


Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. (Metro TV/ Edwan Hadnansyah)


Menanggapi kejadian tersebut, manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pasien. Pihak rumah sakit menyatakan telah melakukan komunikasi langsung dengan Nina Saleha. Persoalan tersebut berhasil diselesaikan secara kekeluargaan.

"Manajemen RSUP Dr. Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamya atas ketidaknyamanan peristiwa yang dialami oleh anak Ibu Nina Saleha selama mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUP Dr. Hasan Sadikin," tulis manajemen RSHS dalam keterangan resminya.

RSHS juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta melakukan perbaikan berkelanjutan guna menjaga kepercayaan masyarakat.

"Pada prinsipnya, RSUP Dr. Hasan Sadikin akan selalu melakukan evaluasi dan peningkatan kemampuan dalam pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkap manajemen RSHS Bandung.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)