Bacaan Doa Nabi Sulaiman untuk Melancarkan Rezeki

Ilustrasi Medcom.id

Bacaan Doa Nabi Sulaiman untuk Melancarkan Rezeki

Riza Aslam Khaeron • 8 April 2026 17:00

Jakarta: Di tengah gejolak ekonomi yang tidak menentu, kelancaran rezeki menjadi dambaan setiap orang. Dalam Islam, memohon kecukupan materi tidak hanya dilakukan melalui kerja keras, tetapi juga dapat melalui spiritualitas dengan berdoa kepada Allah SWT.

Salah satu doa yang dapat diamalkan adalah doa Nabi Sulaiman AS untuk memohon kelancaran rezeki. Mengutip laman resmi IDX Channel, Nabi Sulaiman dikenal sebagai nabi terkaya dalam sejarah. Kekayaannya bahkan diperkirakan mencapai USD2,2 triliun atau setara dengan Rp32 kuadriliun.

Lantas, doa apa yang diamalkan Nabi Sulaiman untuk memperlancar rezeki? Mengutip dari berbagai sumber, berikut penjelasannya!
 

Doa Nabi Sulaiman untuk Memperlancar Rezeki

Mengutip laman Rumah Zakat, doa yang diamalkan Nabi Sulaiman untuk meminta kekayaan termaktub dalam Al-Qur'an, surah Shad ayat 35. Berikut bacaan lengkapnya:

Lafal Doa:

Rabbigh fir lii wahab lii mulkan laa yanbaghii li-ahadin min ba’dii innaka antal wahhaab.”

Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun setelahku. Sesungguhnya, Engkaulah Yang Maha Pemberi.

Melansir laman NU Online, tafsir ayat ini menjelaskan bahwa Nabi Sulaiman terlebih dahulu memohon ampunan kepada Allah SWT sebelum meminta sesuatu yang lebih besar.

Dalam tobatnya dia berkata, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dari dosa-dosaku yang menyebabkan Engkau menimpakan cobaan ini kepadaku, dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan agung yang tidak akan dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi lagi Maha Pemurah.
 
Baca Juga:
Panduan Lengkap Salat Qobliyah Subuh: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
 

Cara Mengamalkan Doa Nabi Sulaiman

Terdapat sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk mengamalkan doa Nabi Sulaiman, di antaranya:
  • Kekayaan adalah Amanah
    Harta bukanlah tujuan akhir melainkan titipan Allah SWT. Manusia harus mempertanggungjawabkan setiap harta yang dimilikinya.

  • Luruskan Niat dalam Meminta
    Nabi Sulaiman memohon kekayaan sebagai sarana dakwah dan beribadah, bukan untuk kesombongan. Hendaknya kita meniatkan rezeki untuk kebaikan.

  • Tawakal kepada Allah
    Meski memiliki kekuasaan besar, Nabi Sulaiman AS tetap berserah diri. Ini mengajarkan bahwa manusia tetaplah kecil di hadapan Sang Pencipta.

Demikian informasi seputar doa Nabi Sulaiman dan hikmah di baliknya. Melalui doa ini, diharapkan kita semakin dekat kepada Allah SWT.

(Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)