Mau Beli Emas? Kenali Perbedaan Emas 24 Karat dan 18 Karat Biar Gak Salah Beli

Ilustrasi. Foto: dok MI/Immanuel Antonius.

Mau Beli Emas? Kenali Perbedaan Emas 24 Karat dan 18 Karat Biar Gak Salah Beli

Richard Alkhalik • 7 April 2026 21:56

Jakarta: Sebagai salah satu aset investasi, emas memiliki nilai yang paling tangguh dalam menghadapi berbagai guncangan ekonomi. Secara historis, dinamika geopolitik global dan fluktuasi mata uang utama senantiasa memengaruhi pergerakan harga komoditas logam mulia ini di pasar dunia.

Namun, tingginya minat masyarakat untuk mengoleksi emas sering kali tidak diimbangi dengan literasi finansial yang memadai. Masih banyak investor pemula yang belum memahami secara mendalam karakteristik fundamental serta perbedaan nilai antara emas 24 karat dan emas 18 karat. Padahal keduanya memiliki karakteristik yang berbeda dan mempunyai nilai serta daya tahan tersendiri.

Untuk memitigasi risiko kesalahan alokasi aset dalam berinvestasi, artikel ini akan membedah secara mendalam perbedaan struktur dan nilai intrinsik antara emas 24 karat dan 18 karat. Berikut penjelasan selengkapnya.
 
Baca juga: Mau Beli Cincin Emas 1 Gram? Cek Rincian Harga Terbaru Per 11 Maret 2026

Kemurnian emas 24 karat hingga 99,98%


Melansir dari situs Logam Mulia, istilah "karat" pada dasarnya adalah indikator utama untuk menakar konsentrasi nilai intrinsik atau tingkat kemurnian sebuah emas. Persentase kemurnian ini dikalkulasi berdasarkan rasio komposisi emas murni terhadap persentase paduan logam (metal alloy) di dalamnya.

Emas dengan konsentrasi murni maksimal, sesuai dengan standar SNI 8880-2020 diklasifikasikan sebagai emas 24 karat karena kandungan kemurniannya yang mencapai 99,90 persen sampai 99,98 persen.

Secara perhitungan, setiap satu karat setara dengan 1/24 bagian emas murni dari total keseluruhan emas tersebut. Sementara itu pada emas 18 karat perkiraan kadar kemurnian emasnya hanya mencapai 75,00 persen sampai 79,16 persen.

Sebagai contoh, jika membeli emas yang memuat 18 karat, itu artinya dari total 24 bagian yang utuh, 18 bagiannya adalah emas murni. Lantas, ke mana sisa enam bagiannya? Ruang itulah yang diisi oleh logam campuran seperti perak, platinum, atau tembaga, yang sengaja dicampur sebagai elemen penguat atau logam paduan sekunder.

Semakin tinggi kadar emas, maka nilai buyback atau penjualan emas kembali pun akan semakin besar. Harga emas bersifat fluktuatif dan bisa kamu ketahui dengan memantau perkembangan harga emas setiap harinya.

Patut digarisbawahi, perhiasan emas di pasar ritel secara desain harus mengandung material logam campuran. Hal ini dilatarbelakangi oleh sifat fisik emas murni yang sangat lunak, sehingga rentan terdeformasi dan tidak ideal untuk penggunaan sehari-hari.

Konsekuensinya, semakin tinggi persentase logam paduan tersebut, semakin rendah pula margin harga jual kembali (buyback) yang akan diterima konsumen.

Tanpa ke toko emas pun, kamu bisa menghitung sendiri kadar emas yang ada di dalam emas. Caranya adalah dengan menggunakan rumus berikut: "Kadar karat emas : 24 x 100%".

Misalnya, kamu membeli perhiasan emas dengan kadar karat sebesar 18. Apabila kamu menggunakan rumus di atas, maka kamu bisa mengetahui perkiraan kadar kemurnian emas tersebut mencapai 75,00 persen dengan kadar campuran logam sebesar 25 persen.


(Ilustrasi emas perhiasan. Foto: Pexels)
 

Emas 24 karat cocok untuk investasi


Dalam lanskap investasi, emas 24 karat diposisikan sebagai instrumen dengan stabilitas nilai dan valuasi yang tinggi. Harga aset logam mulia ini memiliki korelasi langsung dengan pergerakan harga emas global di bursa komoditas internasional.

Mengingat tingkat kemurniannya yang maksimal hampir menyentuh angka 100 persen, nilai harga emas 24 karat jauh lebih transparan dan terukur. Fluktuasi nilainya murni merepresentasikan dinamika pasar dunia, tanpa terdistorsi oleh variabel ritel tambahan seperti ongkos desain perhiasan maupun sebuah merek dagang.

Berbeda halnya dengan valuasi emas 18 karat yang memiliki struktur harga jauh lebih dinamis, karena hanya memuat kandungan emas murni sebesar 75 persen. Harga jualnya telah terakumulasi dengan biaya manufaktur, kerumitan desain, serta keistimewaan dari merek dagang. Konsekuensinya, harga beli per gram emas 18 karat kerap melampaui nilai intrinsik emas murni yang terkandung di dalamnya.
 

Emas 18 karat untuk perhiasan


Berdasarkan komposisi 25 persen logam paduan yang memperkokoh strukturnya, emas 18 karat pada dasarnya lebih direkomendasikan sebagai instrumen gaya hidup atau perhiasan fungsional untuk menunjang aktivitas sehari-hari karena kehadiran logam paduan membuat emas 18 karat memiliki tingkat resistensi yang kuat terhadap goresan.

Oleh karena itu, jika niat awal kamu murni untuk berinvestasi, emas 24 karat merupakan pilihan yang tepat karena menawarkan stabilitas harga yang optimal yang sejalan dengan pergerakan pasar global.

Sebaliknya, margin harga jual kembali (buyback) emas 18 karat cenderung mengalami penyusutan yang signifikan akibat adanya pemotongan biaya manufaktur dan desain. (Richard A.K)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)