Menko IPK Pantau Kesiapan KAI Hadapi Peak Season Nataru

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin (kanan). Foto: ANTARA/Harianto.

Menko IPK Pantau Kesiapan KAI Hadapi Peak Season Nataru

Fachri Audhia Hafiez • 23 December 2025 12:47

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung kesiapan layanan kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menghadapi lonjakan penumpang (peak season) pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

AHY memprediksi akan terjadi kepadatan signifikan pada tanggal-tanggal tertentu yang menjadi puncak arus mudik dan balik. Ia menegaskan pentingnya kesiagaan posko untuk melayani masyarakat.

"Posko Natal dan Tahun Baru KAI sudah aktif 24 jam. Kami prediksi ada tanggal-tanggal yang sangat padat atau peak season di bulan Desember 2025 maupun Januari 2026, saat masyarakat kembali dari liburan," ujar AHY dikutip dari Antara, Selasa, 23 Desember 2025.
 


Berdasarkan laporan yang diterima, KAI telah meningkatkan frekuensi perjalanan sebesar 8,5 persen dibandingkan tahun lalu. Selain itu, kapasitas tempat duduk ditambah sebesar 3 persen atau menyediakan sekitar 3,5 juta kursi untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat.

"Intinya kami ingin meyakinkan bahwa transportasi multimoda, termasuk kereta api, benar-benar bisa hadir secara optimal untuk masyarakat," tegas AHY.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa tingkat okupansi saat ini telah mencapai 83 persen. Puncak permintaan tiket diprediksi terjadi pada 28 Desember 2025, sementara arus balik utama diperkirakan berlangsung pada 3 dan 4 Januari 2026 secara nasional.

Bobby mengaku bahwa pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengutamakan keselamatan sebagai nomor satu, ketepatan waktu atau on time performance (OTP) serta peningkatan kualitas pelayanan pelanggan secara konsisten, sebagaimana arahan AHY.


Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin. Foto: ANTARA/Harianto.

Ia menegaskan kesiapan operasional diterapkan secara maksimal guna memastikan perjalanan aman, andal dan tepat waktu selama masa Nataru. KAI juga memastikan jalur kereta di wilayah rawan bencana telah dimitigasi optimal untuk menjamin keselamatan perjalanan serta kelancaran angkutan libur akhir tahun.

Bobby menyebutkan titik rawan bencana telah diidentifikasi menyeluruh serta dimitigasi melalui perbaikan prasarana jalan rel agar operasional kereta tetap andal saat cuaca ekstrem dan intensitas hujan meningkat tinggi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)