Warga Dengar Suara Ledakan di Lokasi Diduga Jatuhnya Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport

Tim Basarnas di lokasi diduga jatuhnya Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport di kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros. MI

Warga Dengar Suara Ledakan di Lokasi Diduga Jatuhnya Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport

Whisnu Mardiansyah • 17 January 2026 16:55

Maros: Tim SAR gabungan dari TNI dan Basarnas kini memusatkan pencarian di kawasan pegunungan kars, Kecamatan Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Perkembangan ini menyusul laporan masyarakat yang mengaku melihat kepulan asap dan mendengar suara ledakan di wilayah tersebut.

Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, mengungkapkan pasukan telah dikerahkan menuju lokasi usai menerima informasi dari warga tentang adanya kepulan asap di daerah pegunungan terjal itu.

"Mudah-mudahan ini lokasi jatuhnya, sesuai dengan laporan warga yang sebelumnya mendengar suara ledakan," ujar Mayjen Bangun Nawoko dikutip Media Indonesia, Sabtu, 17 Januari 2026.

Dia menjelaskan, Kodam telah menyiapkan lima Satuan Setingkat Kompi (SSK) untuk operasi pencarian dan evakuasi. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Pangkostrad untuk mengerahkan satu SSK tambahan.
 


"Tim pascabencana yang semula 30 orang juga telah ditambah menjadi sekitar 60 personel," tambahnya.

Sebelumnya, Basarnas telah memfokuskan pencarian di sekitar Leang-leang berdasarkan data koordinat terakhir pesawat. Pesawat ATR 400 berpenumpang 11 orang dengan rute Yogyakarta-Makassar itu dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 13.17 Wita.


Rekaman rute penerbangan pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport di Maros, Sulawesi Selatan. MI

Dari data yang dihimpun Basarnas, posisi terakhir pesawat diperkirakan berada di sekitar Leang-leang, Kabupaten Maros, dengan koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih bergerak menuju lokasi terpantau asap untuk memastikan kondisi pesawat dan mengevakuasi korban. Cuaca dan medan pegunungan yang terjal diperkirakan menjadi tantangan utama dalam operasi ini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)