Ekonomi Bergerak Dinamis, Pelaku Bisnis Perlu Terapkan Strategi Ini

CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi. Foto: Metrotvnews.com/Adrian Bachtiar.

Ekonomi Bergerak Dinamis, Pelaku Bisnis Perlu Terapkan Strategi Ini

Husen Miftahudin • 10 June 2026 15:05

Jakarta: Grab Indonesia menggelar Grab Business Forum 2026 bertajuk "The Next Chapter: Scale Smarter, Execute Faster" di Hotel Shangri-La Jakarta. Forum tersebut menjadi wadah diskusi bagi pelaku usaha untuk merespons tantangan ekonomi sekaligus mencari peluang pertumbuhan di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang.

Acara ini menghadirkan ekonom senior Chatib Basri serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, yang membagikan pandangan mengenai kondisi ekonomi dan arah perkembangan dunia usaha saat ini.

CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi membuka forum dengan menyoroti perlambatan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik. Menurut dia, kondisi tersebut membuat pelaku usaha perlu lebih cermat dalam menentukan prioritas dan mengalokasikan sumber daya.

"Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan kawasan Asia Timur dan Pasifik melambat menjadi 4,2 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai lima persen," ujar Neneng dalam Grab Business Forum 2026 di Jakarta, dikutip Rabu, 10 Juni 2026.

Ia juga mengungkapkan tingkat keyakinan terhadap prospek pertumbuhan dalam 12 bulan ke depan di kawasan Asia Timur dan Pasifik mengalami penurunan. Hanya sekitar 21 persen responden yang optimistis terhadap prospek ekonomi, turun dari sekitar 34 persen pada tahun sebelumnya.

"Pemimpin perusahaan tentunya perlu berpikir lebih tajam dan lebih disiplin tentang bagaimana cara kita bertumbuh. Apa pun yang terjadi, kita tetap harus bertumbuh," tegas Neneng.
 
Baca juga: Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Capai Pertumbuhan Ekonomi 6,5% pada 2027


(Acara Grab Business Forum 2026. Foto: Metrotvnews.com/Adrian Bachtiar)
 

Konsep Scale Smarter-Execute Faster jadi arah strategi dorong pertumbuhan


Menurut dia, konsep Scale Smarter dan Execute Faster menjadi arah strategi yang relevan untuk mendorong pertumbuhan perusahaan secara lebih efektif. Pertumbuhan yang berkelanjutan, lanjut dia, tidak dapat dicapai sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan.

Neneng berharap pemerintah dan pelaku usaha dapat memperkuat sinergi, baik dalam pemanfaatan teknologi, aspek operasional, maupun penyelarasan antara perencanaan strategi dan pelaksanaannya di lapangan. Dengan kolaborasi yang solid, tujuan pertumbuhan dapat dicapai secara lebih optimal.

"Grab Business Forum 2026 ini bisa menjadi momentum bagi kita semua untuk mendorong pertumbuhan yang lebih segar, lebih cepat, dan lebih berdampak di masa depan," tutup Neneng. (Adrian Bachtiar)

(Husen Miftahudin)