Sekjen PBB Ajak Komunitas Global Dukung dan Apresiasi Para Pejuang Perdamaian

Sekjen PBB Antonio Guterres. (Anadolu Agency)

Sekjen PBB Ajak Komunitas Global Dukung dan Apresiasi Para Pejuang Perdamaian

Willy Haryono • 13 June 2026 18:20

New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengajak komunitas global untuk mendukung serta mengapresiasi para pejuang perdamaian dan menjadikan mereka sebagai sumber inspirasi dalam membangun dunia yang lebih adil dan setara.

Pesan tersebut disampaikan Guterres dalam peringatan 100 hari menuju Hari Perdamaian Internasional yang diperingati setiap tahun pada 21 September.

Menurut Guterres, para pejuang perdamaian hadir di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari relawan, aktivis, hingga pemimpin organisasi masyarakat sipil yang berupaya menciptakan perubahan positif di lingkungan mereka.

"Mereka menerangi jalan menuju tindakan nyata untuk membentuk masyarakat yang lebih baik," ujar Guterres, seperti dikutip dari SANA, Sabtu, 13 Juni 2026.

Perdamaian Dimulai dari Kehidupan Sehari-hari

Guterres menegaskan bahwa perdamaian tidak hanya dibangun melalui perundingan tingkat tinggi atau meja diplomasi internasional.

Menurutnya, perdamaian juga lahir dari ruang kelas, lingkungan tempat tinggal, serta berbagai interaksi sehari-hari ketika masyarakat memilih untuk saling memahami dan menghormati.

Ia menyampaikan keyakinannya bahwa dunia yang lebih adil dapat diwujudkan melalui nilai-nilai kasih sayang, kesetaraan, dan penghormatan terhadap martabat setiap manusia.

"Dunia yang lebih adil adalah dunia yang dipenuhi belas kasih dan dibangun di atas kesetaraan serta martabat bagi semua orang," katanya.

Hari Perdamaian Internasional diperingati setiap 21 September berdasarkan penetapan Majelis Umum PBB.

Peringatan tersebut didedikasikan untuk memperkuat cita-cita perdamaian di antara negara-negara dan masyarakat di seluruh dunia.

Melalui momentum 100 hari menuju Hari Perdamaian Internasional tahun ini, Guterres mengajak masyarakat global untuk mengambil inspirasi dari para pejuang perdamaian dan berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih damai, inklusif, dan setara.

Baca juga:  Sekjen PBB Khawatir Supremasi Hukum Internasional Semakin Tergerus 'Hukum Rimba'

(Willy Haryono)