Pramono Siapkan Tindakan Tegas Buntut Tantangan Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: dok. Pemprov DKI

Pramono Siapkan Tindakan Tegas Buntut Tantangan Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras

Muhammad Adyatma Damardjati • 11 August 2026 17:31

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecam keras aksi hafalan Al Quran berhadiah minuman keras (miras) di salah satu festival musik di Jakarta Utara. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengevaluasi perizinan, dan memberikan sanksi kepada pihak penyelenggara maupun promotor jenama yang bersangkutan.

"Untuk itu saya akan minta kepada Pak Asisten Kesejahteraan, untuk segera mengoordinasikan mengambil tindakan tegas terhadap hal yang tidak boleh terjadi di Jakarta. Sekali lagi, Pemerintah DKI Jakarta menyesalkan hal itu terjadi," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Pramono menilai, promosi miras yang dibalut dengan unsur keagamaan telah mencederai keharmonisan dan toleransi kehidupan beragama. Terlebih acara itu digelar di wilayah DKI Jakarta.

"Yang berkaitan dengan promosi minuman keras yang viral, apalagi dikaitkan dengan kegiatan keagamaan, ini sungguh-sungguh menodai kehidupan keagamaan yang kita jaga bersama di Jakarta," kata Pramono.


Ilustrasi- Minuman keras. Foto: dok. Medcom.

Sebelumnya, beredar  video viral di media sosial yang menunjukkan aksi promosi salah satu merek minuman beralkohol dalam festival musik The Sound Project. Dalam tayangan tersebut, penyelenggara membuat tantangan yang meminta peserta melafalkan Surah Ad-Duha dengan imbalan hadiah sebotol miras.

(Gabriella Thesa Widiari)